Polisi beri 150 nasi bungkus untuk narapidana terorisme di Mako Brimob
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan, narapidana yang memberontak tetap diberikan makanan. Tercatat, ada 150 nasi bungkus yang dikirim melalui tim negosiator.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan, narapidana yang memberontak tetap diberikan makanan. Tercatat, ada 150 nasi bungkus yang dikirim melalui tim negosiator.
"Jadi begini Polri memperhatikan nyawa manusia kita tidak mau ada korban lebih. Pokoknya kami 150 nasi bungkus," kata dia, Kamis (10/5).
Setyo mengatakan pihaknya masih tetap memperhatikan makanan narapidana tersebut.
Diapun memberitahu cara polisi mendistribusikan makanan, yaitu dengan meminta bantuan tim negosiator dengan membuat perjanjian.
"Ada perjanjian ketika sedang kirim makanan jangan ditembak," ungkap dia.
Demikian pula ketika mengambil jasad korban keberingasan narapidana. "Samalah (negosiasi)," ujar dia.
Dia menjelaskan, setidaknya ada 150 tahanan di tiga blok. Blok itu adalah yang sudah dikuasai Narapidana teroris. "Blok A, B dan C, sudah dikuasai," ungkap dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
(mdk/cob)