LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi belum tetapkan tersangka perusakan pos TNI AU Ujunggenteng

Danramil 2214 Surade Kapten (Inf) Hery Wilopo mengatakan seharusnya kasus ini tidak terjadi, dan jika ada warga yang merasa dirugikan bisa dikomunikasikan atau dilaporkan serta dimusyawarahkan.

2017-02-12 21:30:00
TNI AU
Advertisement

Polres Sukabumi, Jawa Barat menyelidiki kasus perusakan Pos TNI Angkatan Udara Atang Sanjaya Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi oleh ratusan warga pada Sabtu (11/2). Perusakan tersebut buntut dari cekcok prajurit TNI AU bernama Pratu Oka Presetyo dengan warga terkait selisih paham saat melintasi jalanan becek.

"Kami masih mengumpulkan barang bukti terkait kasus perusakan di Desa/Kecamatan Ciracap, namun sekarang kondisi keamanan sudah berangsur kondusif," kata Kapolres Sukabumi AKBP M Ngajib, di Sukabumi, Minggu (12/2). Seperti dilansir Antara.

Menurut Ngajib, untuk penyelidikan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polisi Militer Angkatan Udara tapi belum ada yang dijadikan tersangka pada kasus ini.

Selain itu, unsur Muspida Kabupaten Sukabumi, perwakilan TNI dan Polri serta tokoh masyarakat terus melakukan mediasi agar kasus serupa tidak terulang kembali. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar bisa menahan diri dan tidak kembali terprovokasi yang bisa membuat kondisi keamanan menjadi tidak kondusif.

Danramil 2214 Surade Kapten (Inf) Hery Wilopo mengatakan seharusnya kasus ini tidak terjadi, dan jika ada warga yang merasa dirugikan bisa dikomunikasikan atau dilaporkan serta dimusyawarahkan.

"Kami juga meminta kepada warga agar tidak main hakim sendiri yang imbasnya bisa merugikan semua pihak, mengingat semua permasalahan bisa dikomunikasikan dengan baik," kata Hery.

Akibat perusakan tersebut beberapa fasilitas negara di Pos TNI AU tersebut rusak, namun untuk senjata sudah diamankan khawatir ada oknum yang memanfaatkan kasus ini.

Sebelumnya, aksi perusakan tersebut dipicu adanya pemukulan yang dilakukan oknum TNI AU berpangkat prajurit satu yang diduga tengah mabuk, kepada warga yang merupakan keluarga tokoh masyarakat setempat.

Kasus ini berawal saat keduanya berpapasan, namun karena warga yang diketahui bernama Opik tersebut sepeda motornya mengenai genangan air yang menciprati tubuh oknum TNI AU tersebut, sehingga terjadi pemukulan.

Tidak lama berselang sekitar pukul 19.00 WIB, sekitar 300 warga mendatangi Pos TNI AU dan tanpa komando langsung melakukan perusakan.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.