LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Belum Terima Surat Pemberitahuan Reuni Akbar 212 di Monas

Polda Metro Jaya hingga kini belum mendapat surat pemberitahuan penyelenggaraan reuni akbar 212 di Monas yang rencananya digelar pada 2 Desember 2018 mendatang. Karena itu, Polda Metro belum menyiapkan jumlah personel yang akan diturunkan buat mengawal acara itu.

2018-11-24 13:00:00
Reuni Aksi 212
Advertisement

Polda Metro Jaya hingga kini belum mendapat surat pemberitahuan penyelenggaraan reuni akbar 212 di Monas yang rencananya digelar pada 2 Desember 2018 mendatang. Karena itu, Polda Metro belum menyiapkan jumlah personel yang akan diturunkan buat mengawal acara itu.

"Kemarin kami konfirmasi ke intel sampai sekarang kami belum mendapatkan surat pemberitahuan. Yang kedua dengan adanya kegiatan yang sudah ada surat pemberitahuan tentunya nanti dari pihak kepolisian akan menyiapkan berapa personel yang akan kita siapkan nanti akan tercantum berapa jumlah massa yang akan hadir," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Sabtu (24/11).

Pihaknya menyatakan akan mengamankan agenda tersebut. Karenanya, pihaknya berharap massa dapat bersama-sama menjaga keamanan.

Advertisement

"Karena dalam pelaksanaannya juga menggunakan jalan. Jalan juga akan dipakai oleh orang lain. Jangan sampai melakukan tindakan di luar batas aturan hukum seperti merusak ketertiban umum tapi melakukan sesuai aturan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan Lapangan Monumen Nasional (Monas) digunakan untuk Reuni Akbar 212 yang digelar pada 2 Desember 2018 mendatang. Pihaknya menyetujui kegiatan Reuni Akbar 212 dilangsungkan di Monas. Tinggal pihak panitia mengurus izin keramaian ke kepolisian.

"Kalau izin keramaian itu dari kepolisian. Dari kami tentang tempatnya memang bisa digunakan," ujar dia, Selasa (19/11).

Advertisement

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengaku pihaknya tak melarang rencana kegiatan itu. Kendati demikian, masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya itu harus memenuhi aturan yang sudah ada. Terlebih tak harus mengumpulkan massa aksi dengan jumlah yang banyak.

"Semua elemen masyarakat dapat menyampaikan aspirasi. Tetapi tidak harus dalam jumlah banyak, karena akan cenderung setidaknya ada gangguan keamanan. Ada gangguan kemacetan dan lain-lain," katanya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (14/11).

Dia ingin agar pihak 212 melakukan komunikasi terlebih dahulu kepada aparat keamanan soal aksi yang ingin diadakan. Karena aksi 212 tersebut selalu diikuti dengan massa yang banyak.

"Kami mengimbau semua panitia pelaksana untuk duduk bareng dulu membicarakan bagaimana aksi unjuk rasa bukan hanya rencana 212 tapi semua rencana semuanya dilihat dulu ada untung ruginya," ujarnya.

Diketahui, Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar reuni di Monas, Jakarta Pusat pada 2 Desember 2018 mendatang. Panitia tengah mempertimbangkan untuk mengundang pasangan capres-cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Sedang dipertimbangkan, didiskusikan, dimusyawarahkan dengan panitia," ujar Ketua PA 212 Slamet Maarif usai pertemuan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (9/11).

Slamet juga belum bisa memastikan apakah Pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab bakal hadir pada Reuni 212 nanti. Namun ia memastikan, Rizieq bakal memberikan sambutan baik langsung maupun melalui video pada acara silaturahmi sekaligus peringatan Maulid Nabi tersebut.

Lebih lanjut, Slamet mengklaim pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan terkait acara Reuni 212 itu ke Mabes Polri. Alumni dari berbagai penjuru Tanah Air juga disebut telah siap hadir pada acara tersebut.

"Kami berdoa bersama buat anak bangsa sekaligus memperingati Maulid Nabi. Insya Allah zikirnya (dipimpin) dengan Ustaz Arifin Ilham dan diiringi oleh grup selawat Sabyan Nissa," ucap Slamet.

Baca juga:
Kapolda Metro Minta Anggotanya Jaga Stamina Buat Kawal Aksi Reuni 212
Bebas Bersyarat, Jonru Ginting Belum Pastikan Ikut Reuni Alumni 212
Timses Prabowo-Sandiaga Tegaskan Tak Pernah Bahas Reuni 212
Sandiaga Uno Minta Pemerintah & Polisi Izinkan Reuni 212
Reuni Alumni 212 Dinilai Kapitalisasi Agama untuk Kepentingan Politik
Dukung Reuni Akbar 212, PKS Harap Berjalan Aman dan Damai

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.