Polisi belum temukan unsur pidana 'penculikan' Sultan Ternate
"Penyidik belum bisa menetapkan sebagai satu delik tindak pidana," ujar Kompol Aswin.
Pihak kepolisian masih mempelajari laporan dugaan kasus penculikan Sultan dari Kesultanan Ternate, Mudaffar Sjah (80). Kasus ini diadukan Boki Ratu Nita Budi Susanti, istri keempat Sultan.
"Penyidik belum bisa menetapkan sebagai satu delik tindak pidana," ujar Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Aswin kepada merdeka.com di kantornya, Senin (24/11).
Menurut Aswin, pihak yang datang membawa Sultan adalah Wiriawati, anak Sultan dari istri ketiga dan suaminya Zulkarnain. Sultan dibawa dari rumah Ratu Nita di Vila Cinere Mas, Jakarta Selatan.
"Orang yang membawa beliau (Sultan) masih saudara juga. Kita masih selidiki, masih belum bisa menerapkan pasal," tuturnya.
Aswin menambahkan setelah mendapat laporan aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah saksi mata sudah mintai keterangannya.
"Memang ada laporan ke sini dari istri Sultan kemarin malam. Serse dan anggota SPK langsung datang ke TKP," tandasnya.
Seperti diketahui, Sultan 'diculik' oleh anak dari pihak istri ketiga saat tengah berada di rumah istri keempat, Boki Ratu Nita Budi Susanti di Vila Cinere Mas, Jakarta Selatan, Minggu (23/11). Kisruh tersebut versi Ratu Nita dilatarbelakangi perebutan tahta.
Baca juga:
Ini kronologi 'penculikan' Sultan Ternate versi pihak istri ke-3
Ini video dramatis 'penculikan' Sultan Ternate Mudaffar Sjah
Ini kronologi 'penculikan' Sultan Ternate di rumah istri keempat
Keluarga istri ke-3 Sultan Ternate tuding istri ke-4 incar harta
'Penculikan' Sultan Ternate dilatarbelakangi perebutan tahta
Kasus 'penculikan', istri ke-4 bantah Sultan Ternate sakit keras
Istri keempat: Penculik Sultan Ternate rusak mobil dan rumah