Polisi baru bisa tangkap dua buronan pembobol SMAN 47
Polisi masih memburu enam pelaku lain.
Anggota Ditreskrim Polda Metro Jaya baru bisa menangkap dua buronan kasus pembobolan Sekolah Menengah Atas Negeri 47 di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Para pelaku membobol sekolah dengan menggunakan linggis sudah disiapkan oleh para tersangka.
"Telah ditangkap dua DPO dari delapan DPO, yaitu HSP alias SYW dan SFD alias AS. Diketahui SYW adalah pemimpin kelompok dan AS adalah yang berperan sebagai penadah," terang Kasubdit Resmob, AKBP Didik Sugiarto di Jakarta, Selasa (16/3).
Menurut Didik, modus pelaku adalah dengan mengintai sekolah yang lemah pengamanannya. Dia melanjutkan, setelah keadaan dirasa aman pada Pukul 02.00 WIB, mereka membobol dengan linggis lalu mengambil komputer, komputer jinjing, serta uang. Selanjutnya barang elektronik itu dilepas ke penadah buat dijual, dan kemudian uangnya digunakan buat foya-foya dan membeli narkoba di diskotik Miles.
"Untuk barang bukti kita menyita sebuah handphone dan kendaraan roda dua. Untuk pasal mereka terjerat pasal 363 KUHPidana dan pasal juga 480 KUHPidana, dengan ancaman kurungan 9 tahun dan 4 tahun" lanjut Didik.
Tetapi enam anggota komplotan itu masih berkeliaran. Hingga saat ini pihak kepolisian masih memburu RLG, DAK, DD, MNX, RZ, dan RF.
Baca juga:
Bunuh wasit, pesepakbola ini mendekam di bui
Ini pasukan khusus China siap melumat militer Myanmar
Sibuk serang DPRD, Ahok ternyata dijebak anak buahnya?
7 Keputusan yang bikin menyesal dalam hidup
Cerita Miss Indonesia 2006 pindah kewarganegaraan & jadi US Army
Cincin 'Allah' muncul di Swedia, bukti bangsa Viking pemeluk
Jangan lewatkan:
Fail, Ronaldo terjatuh ketika coba tiru aksi dewa Messi
Sadis, polisi dikeroyok, ditelanjangi dan diarak keliling kota
Empat upaya Myanmar hindari perang dengan China
8 Pemain bintang yang dituding 'tidak tahu diri'
4 Fakta baru kasus pembunuhan PNS janda cantik