LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Bantah Lakukan Rasisme Terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya

Barung menambahkan, hingga saat ini polisi tidak melakukan penahanan terhadap mahasiswa Papua. Sebab, dia mengungkapkan, pihaknya hanya mengamankan puluhan mahasiswa Papua yang ada di Surabaya agar tidak terjadi bentrok dengan organisasi masyarakat.

2019-08-19 18:42:36
bentrokan Papua
Advertisement

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menegaskan tidak ada anggotanya yang mengucapkan kata-kata rasis saat mengamankan 43 mahasiswa Papua terkait adanya temuan pembuangan bendera Merah Putih di depan asrama Papua di Surabaya, Jumat (16/8).

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera membantah adanya isu rasis dengan ucapan kata hewan terhadap mahasiswa Papua.

"Kami jelaskan tidak ada anggota kepolisian yang menyampaikan hal tersebut (rasis). Kalaupun ada OKP (organisasi kepemudaan) kami akan lakukan penyelidikan," katanya seperti dilansir dari Antara, Senin (19/8).

Advertisement

Dia menegaskan, tidak ada penindasan dengan kata-kata rasis kepada mahasiswa Papua seperti isu yang beredar.

Mengenai aksi memprotes tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya yang digelar di beberapa kota di Papua dan Papua Barat, polisi berharap masyarakat melihat secara objektif terkait dugaan tindakan rasisme tersebut.

"Kepada masyarakat agar melihat secara objektif apa yang terjadi agar tidak terpancing sosial media, terpancing isu-isu yang tidak benar," jelasnya.

Advertisement

Barung menambahkan, hingga saat ini polisi tidak melakukan penahanan terhadap mahasiswa Papua. Sebab, dia mengungkapkan, pihaknya hanya mengamankan puluhan mahasiswa Papua yang ada di Surabaya agar tidak terjadi bentrok dengan organisasi masyarakat.

Pengamanan pun tidak berlangsung lama, karena pada malam harinya para mahasiswa telah dipulangkan.

"Kami tegaskan tidak ada penahanan, tidak ada penangkapan, yang ada kami mengamankan 43 mahasiswa tersebut dikarenakan situasi dimana ada masyarakat dan beberapa OKP, ormas akan masuk. Kalau tidak diamankan, akibatnya justru terjadi bentrok masyarakat dengan mahasiswa," tutup Barung.

Baca juga:
Malam Hari, Mahasiswa Papua Bentrok dengan Warga di Makassar
VIDEO: Pemerintah Segera Usut Tuntas Rusuh di Papua Barat Segera Selesai
Ngabalin: Tidak Boleh Ada Darah dan Air Mata Lagi Mengalir di Tanah Papua
Kerusuhan di Manokwari, Cak Imin Minta Perkuat Ikatan Persaudaraan
Kerusuhan di Manokwari, Mendagri Akan Panggil Gubernur Jatim dan Papua Barat
Mardani Ali Sera: Papua Perlu Cinta dari Kita Semua
Jika Kerusuhan di Papua Berlarut, Ekonomi Indonesia Bisa Terganggu

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.