LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi bantah keluarkan surat wajib lapor ke Ketua Solmed soal JK

Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmed) Sylver Matutina diperiksa polisi lantaran ucapannya yang menyinggung Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saat itu Sylver sedang orasi di depan Markas Besar Polri, pada Senin (15/5).

2017-05-20 19:55:29
Polisi
Advertisement

Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmed) Sylver Matutina diperiksa polisi lantaran ucapannya yang menyinggung Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saat itu Sylver sedang orasi di depan Markas Besar Polri, pada Senin (15/5).

Juru Bicara Solmed Karen Ezana membenarkan pemeriksaan tersebut. Namun, menurutnya rekannya diperiksa pada Rabu (17/5).

"Beliau (Sylver) dimintai keterangan saja. Terkait orasi beliau di depan Mabes Polri," kata Karen saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (20/5).

Usai diperiksa, Sylver dikabarkan dikenakan wajib lapor oleh penyidik sebanyak dua kali dalam sepekan, yakni Senin dan Kamis. Hal iti diketahui oleh salinan surat wajib lapor diri yang diterbitkan Polres Metro Jakarta Selatan yang diterima merdeka.com.

Dalam surat itu pula disetujui oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto. Namun, Budi menegaskan kalau surat itu HOAX alias palsu.

Polisi bantah keluarkan surat wajib lapor ke Ketua Solmed soal JK ©2017 Merdeka.com

Advertisement


"HOAX," tegas Budi melalui pesan singkat kepada merdeka.com.

Di tempat berbeda, merdeka.com mencoba menghubungi Kapolres Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan guna mencari tahu kebenaran tersebut. Dia menegaskan kalau surat itu tidak benar.

"Itu tidak benar. Tidak ada nomornya. Saya tanggapi, surat itu bukan kami yang keluarkan," ucapnya.

Dalam hal ini juga, Karen membantah kalau Sylver dikenakan wajib lapor. "Tidak ada, tidak sejauh itu," katanya.

Berikut kutipan orasi Sylver yang berdurasi 2 menit 54 detik di depan Mabes Polri:

"...Jangan kita dibenturkan dengan Presiden Jokowi, akar permasalahan bangsa ini adalah ambisi politik Jusuf Kalla. Mari kita mundurkan Jusuf Kalla, JK. Karena JK yang saudara-saudara menggunakan rasisme, menggunakan isu SARA untuk memenangkan Anies-Sandi dan untuk kepentingan Jusuf Kalla 2019 dan untuk kepentingan korupsi keluarga Jusuf Kalla. Jadi kalau Jusuf Kalla bilang yang kaya orang Chinnese dan orang Kristen itu adalah fitnah. Bapak ibu tahu, yang orang miskin di Jawa itu adalah orang Islam banyak, orang Kristen juga banyak, yang miskin di NTT orang Kristen, yang miskin di Papua orang Kristen, yang miskin di Bali adalah orang Hindu. Jadi kenapa kita miskin, kita miskin karena perbuatan orang-orang seperti Jusuf Kalla. Mereka korupsi, mereka nepotisme, mereka hanya memperkaya keluarganya saja....."

Baca juga:
Usai dilantik, Wakapolresta Pekanbaru sidak ke Polsek tengah malam
Brigdatar Adam tewas, Gubernur Akpol diminta dievaluasi
Jaga keamanan dengan gerakan 'Polisi Cinta Masjid'
Usai disalatkan, jenazah Brigdatar Adam dimakamkan di dekat rumah
Polisi grebek gudang tepung roti expired di Surabaya
Jenazah Brigdatar Adam tiba di rumah duka, tangis keluarga pecah

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.