LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi bakal autopsi jasad guru yang tewas diduga dipukul murid

Polisi bakal autopsi jasad guru yang tewas diduga dipukul murid. Setyo pun menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat guru itu mencoret muka HI dengan tinta yang saat itu sedang tidur. Namun, tiba-tiba saja HI langsung memukul sang guru tersebut.

2018-02-02 22:18:26
Kekerasan Guru
Advertisement

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan autopsi terhadap jasad guru seni rupa SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Ahmad Budi Cahyono, yang tewas diduga telah dianiaya murid. Autopsi itu dilakukan untuk mengetahui apakah tewasnya Budi terkait pemukulan yang dilakukan muridnya atau bukan.

"Sebaiknya diautopsi untuk mencari penyebab kematian, dan penyebab kematian nanti akan bisa ungkap apa yang terjadi dan kira-kira siapa pelakunya," kata Setyo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/2).

Lebih lanjut, Setyo pun menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat guru itu mencoret muka HI dengan tinta yang saat itu sedang tidur. Namun, tiba-tiba saja HI langsung memukul sang guru tersebut.

Advertisement

Bukan hanya itu saja, pelaku juga mencegat sang guru setelah pulang sekolah dan memukul korban. Sesampainya di rumah, korban langsung pingsan, sehingga dirujuk ke RS Dr Soetomo di Surabaya. Sayangnya, nyawa sang guru tidak terselamatkan.

Dalam kasus ini sebenarnya sudah dilakukan mediasi oleh kepala sekolah. Sebelum pada akhirnya korban merasakan sakit dan pingsan sesampainya di rumah.

"Tetapi setelah pulang ke rumah, merasa badan sakit dan dibawa ke rumah sakit. Ternyata dokter katakan sudah menyerang ke batang otak, pembuluh darah," ujarnya.

Advertisement

Oleh karena itulah, autopsi sangat dibutuhkan karena untuk membuktikan apakah tewasnya guru tersebut murni karena memang mempunyai penyakit atau ada kaitannya dengan pemukulan yang dilakukan oleh HI.

"Sehingga dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia. Kami prihatin di dunia pendidikan terjadi masalah seperti ini," ucapnya.

Jika dalam hasil autopsi dan pelaku terbukti bersalah, maka nantinya pelaku akan menjalani proses hukum yang ada dan dimungkinkan siswa tersebut menjalani pengadilan anak.

"Ini untuk proses nya kalau ditahan tidak boleh dicampur orang tua atau dewasa kemudian pada saat pemeriksaan tidak boleh seperti pemeriksaan orang tua dan sidangnya pun tidak boleh terbuka itu sudah diatur," tandasnya.

Baca juga:
KPAI pertanyakan jeda waktu guru tewas diduga dianiaya siswanya di Sampang
Sosok Budi Cahyono, guru seni rupa dianiaya murid hingga tewas
Prihatin guru tewas dianiaya murid, Puti Guntur ingatkan lagi pendampingan orangtua
Murid bunuh guru, Mendikbud minta sekolah maksimalkan bimbingan konseling
Acungan buku kuning dan peringatan untuk Presiden Joko Widodo

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.