LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi amankan pimpinan KPU saat penghitungan suara rusuh

Simulasi di Gedung KPK diskenariokan saat sedang berlangsung perhitungan suara lalu terjadi kericuhan.

2014-02-11 09:58:29
Pemilu 2014
Advertisement

Polda Metro Jaya hari ini kembali melakukan simulasi pengamanan Pemilu. Polda hari ini khusus melakukan simulasi di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, simulasi di Gedung KPK diskenariokan saat sedang berlangsung perhitungan suara.

"Dalam prosesnya ada perwakilan partai yang masuk ke Gedung KPU untuk menyaksikan penghitungan suara tersebut. Terkadang banyak pengikut-pengikut dari partai politik ini menggaet ormas," ujar Rikwanto saat menjelaskan alur simulasi yang digelar jajarannya, Selasa (11/2).

Massa saat itu sudah berkumpul di sekitar Gedung KPU. Ada dua simulasi yang dilakukan oleh pihak Polda Metro.

"Simulasi pertama di ruang sidang sendiri yang sedang berlangsung penghitungan suara. Di situ nanti akan ada tahapan seperti yang tidak puas dengan hasilnya, dianggap ada yang curang dan lain-lain. Sehingga mereka berkata kasar, kemudian jadi konfrontasi, melempar-lempar apa yang ada di sekitarnya, anarkisme, mengancam pimpinan KPU dan menghambat jalannya penghitungan suara," kata Rikwanto menerangkan.

Dalam simulasi tersebut, orang-orang yang tidak puas dan membuat onar langsung digelandang oleh anggota polisi yang sudah bersiaga. Mereka lalu dibawa keluar Gedung KPU dan selanjutnya diangkut ke Mapolda Metro Jaya.

Simulasi berikutnya yaitu bila kondisi tidak bisa terkendali, maka polisi yang berjaga akan mengamankan para pimpinan KPU. Para pimpinan KPU akan diamankan di tempat yang aman dan sudah dipersiapkan sebelumnya.

"Kalau memang situasi masih kacau, karena bersama-sama, beramai-ramai, kita amankan para pimpinan KPU ke safe room. Safe room ada di sekitar Gedung ini juga. Kita amankan dulu. Kita pastikan mereka selamat. Kita amankan yang buat provokasi," imbuhnya.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.