Polisi amankan pemilik anjing Pitbull yang serang dan tewaskan Sarju
Pemilik terancam pasal kelalaian karena memelihara hewan buas tanpa pengawasan. "Saat ini status Najam baru sebatas saksi tetapi tidak menutup kemungkinan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sebagaimana ancaman hukuman pasal kelalaian selama lima hingga enam tahun penjara," jelas AKP Muklason.
Tim Reskrim Polres Kediri menangkap Najam Zulkarnaen (43), pemilik dua anjing pitbull yang menyerang Sarju (73) warga Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri hingga tewas. Pemilik terancam pasal kelalaian karena memelihara hewan buas tanpa pengawasan.
Kasubbag Humas Polres Kediri, AKP Muklason, mengatakan pemilik anjing masih diperiksa dan terancam Pasal 359 KUHP tentang pidana kelalaian yang mengakibatkan orang lain celaka.
"Saat ini status Najam baru sebatas saksi tetapi tidak menutup kemungkinan ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sebagaimana ancaman hukuman pasal kelalaian selama lima hingga enam tahun penjara," jelas Muklason, Senin (22/1).
Sementara hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban, terdapat luka gigitan di leher dan lengan hingga menyebabkan tetangga Najam itu tewas.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sarju tewas setelah diserang dua anjing jenis pitbull saat mencari kayu. Dua anjing itu milik Najam yang tak lain adalah tetangganya sendiri.
Akibat penyerangan dua anjing, tubuh Sarju penuh dengan luka. Di bagian lengan dan kakinya nyaris putus akibat dicabik-cabik anjing milik tetangganya yang bernama Najam. Sementara kedua telinganya hilang dan pundaknya bolong.
Menurut Wiji Mulyono, Ketua RT 5/RW3 Dusun Kroncong, peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (21/1). Para tetangga mendengar suara teriakan minta pertolongan dari lahan kosong rumah Mahfud, ayah Najam.
"Saat kami datang pak Sarju sudah tergolek lemah. Badannya berlumuran darah dan banyak luka. Dia baru saja digigit dua anjing milik Pak Najam. Kami langsung memberitahu keluarganya," kata Wiji pada wartawan, Minggu (21/1).
Saat ditemukan warga, Sarju masih hidup. Namun kondisinya mengenaskan. Dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Surya Melati Ngletih, Kecamatan Kandat. Tetapi karena kondisi lukanya parah, pihak rumah sakit tidak menerima sehingga dirujuk ke RSUD Gambiran, Kota Kediri.
Korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Tim medis RSUD Gambiran kemudian langsung mengautopsi jenazah korban.
Baca juga:
Diserang dua anjing pitbull saat cari kayu, kakek di Kediri tewas mengenaskan
Orangutan mati dibantai tembakan 17 peluru dan tebasan senjata tajam
Bangkai orangutan tanpa kepala ditemukan mengambang di sungai di Kalteng
Potret miris buaya berkalung ban yang kerap hebohkan warga Palu
Diduga kesetrum, seekor gajah mati di perkebunan warga di Sumsel