LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi Amankan 94 Orang Terkait Demo Mahasiswa di Depan Gedung DPR

Mereka tengah menjalani pemeriksaan dan polisi tengah memilah asal usul mereka apakah mahasiswa, masyarakat umum atau ada pihak lainnya.

2019-09-25 10:07:28
Demo Mahasiswa
Advertisement

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 94 orang saat demonstrasi di DPR pada Selasa (24/9). Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan dan polisi tengah memilah asal usul mereka apakah mahasiswa, masyarakat umum atau ada pihak lainnya.

"Kita sudah mengamankan beberapa orang, itu lebih kurang jumlahnya sebanyak 94 orang," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono dalam jumpa pers di Gedung Promoter, Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/9).

"Sekarang kita masih dalam proses pemeriksaan. Kita akan pilah-pilah darimana mereka ini. Apakah mereka ini dari adik-adik mahasiswa, dari masyarakat atau dari pihak-pihak lain, masih kita dalami juga," lanjutnya.

Advertisement

Dia mengatakan salah satu orang yang diamankan membawa bom molotov yang diketahui seorang pelajar dan diamankan di Polres Jakarta Barat. Kapolda menyampaikan, pihaknya juga mendalami apakah ada kelompok lain di luar mahasiswa yang ikut berdemonstrasi di DPR.

"Apabila terbukti yang bersangkutan ikut melakukan tindakan khususnya pengerusakan apakah terhadap kendaraan yang dimiliki masyarakat, kendaraan yang dimiliki TNI Polri atau pun pengerusakan pagar kita akan melakukan tindakan tegas terhadap mereka. Kita akan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Kapolda mengatakan pihaknya telah memberikan kesempatan bagi para demonstran untuk menyampaikan aspirasinya langsung di depan DPR. Pihaknya pun telah berupaya memfasilitasi agar para mahasiswa bisa bertemu dengan Ketua DPR. Namun menurutnya, mahasiswa meminta Ketua DPR dihadirkan di tengah massa dan tak bisa dipenuhi.

Advertisement

Kapolda menuding para demonstran menyalahgunakan toleransi yang telah diberikan pihak kepolisian sehingga kemudian terjadi sejumlah pengrusakan beberapa fasilitas. Jika demonstrasi kembali terjadi, pihaknya akan memberlakukan penyekatan pengamanan.

"Karena niat baik kita untuk memberikan toleransi ini disalahgunakan, maka kami akan melakukan penyekatan-penyekatan pengamanan ini terhadap adik-adik mahasiswa apabila melakukan unjuk rasa kembali, karena kita sudah cukup toleransi, dan apabila melakukan tindakan-tindakan anarkis, kami akan melakukan tindakan tegas terhadap hal tersebut," jelasnya.

"Unjuk rasa boleh disampaikan, aspirasi boleh disampaikan, tapi saya yakin betul bahwa adik-adik mahasiswa adalah mahasiswa-mahasiswa yang cerdas, lakukan dengan cara-cara yang cerdas, dengan cara-cara yang elegan, dengan cara-cara yang tentunya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada," katanya.

Baca juga:
Aksi Demo Mahasiswa Depan Gedung DPR Menyisakan Sampah 17 Ton
Direktur RS Pelni: 3 Korban Demonstrasi Mahasiswa Masih Dirawat
Usai Demo Berujung Ricuh di DPR, Tembok Dipenuhi Coretan dan Sampah Berserakan
MUI Minta Polisi Jangan Pukuli dan Injak-Injak Mahasiswa yang Demo
Polisi Tangkap 17 Orang Diduga Terkait Pembakaran Pos Lantas Slipi & Amankan Molotov
Usai Demo Ricuh, Pagi Ini Ganjil Genap Diberlakukan Kembali

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.