LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polisi akui tak mudah cari provokator penyerangan Polsek Sabu Barat

Polisi akui tak mudah cari provokator penyerangan Polsek Sabu Barat. Buntut penyerangan Polsek Sabu Barat, Kepolisian pun menyiagakan ratusan personel. "Sekitar 190 personel lebih disiagakan di sana untuk mengantisipasi jangan sampai kerusuhan kemaren berkembang," ujar Awi.

2016-12-14 15:58:43
Penyerangan
Advertisement

Kepolisian mengakui tak mudah mencari provokator penyerangan Mapolsek Sabu Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/12) kemarin. Polisi beralasan, peristiwa itu dilakukan oleh massa.

"Ini kan massa kan, kalau bicara massa tidak mudah kita mengungkap kita perlu waktu untuk melakukan penyelidikan-penyelidikan tentunya untuk mengungkap siapa provokatornya," Kabag Mitra Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/12).

Awi pun menepis adanya anggapan peristiwa penyerangan tersebut dilakukan komplotan orang.

"Ini enggak ada cerita komplotan. Yang terjadi adalah massa secara spontan melihat kemaren adanya pelaku menyerang korban anak-anak termasuk luka-luka gorok kemaren dengan pisau itu yang terjadi," tuturnya.

Selain itu, buntut penyerangan Polsek Sabu Barat, Kepolisian pun menyiagakan ratusan personel.

"Sekitar 190 personel lebih disiagakan di sana untuk mengantisipasi jangan sampai kerusuhan kemaren berkembang," ujar Awi.

Awi menegaskan situasi saat ini sudah kondusif.

"Sudah kondusif. Jangan dibilang tidak kondusif setelah tadi malam pukul 19.00 Wib massa sudah membubarkan diri sekarang recovery tadi malam Bapak Kapolda mengumpulkan tokoh-tokoh agama, masyarakat, ada untuk memberikan pengertian masalah ini agar dingin, menyejukkan warganya agar disampaikan jangan sampai masalah kriminalitas dibawa dengan sangkut paut SARA. Ya jangan sampai terjadi perpecahan tadi. Makanya untuk antisipasi itu kita tidak underestimate dari Kupang dikirimkan BKO pasukan," pungkasnya.

Baca juga:
Gubernur NTT doakan 7 siswa SD Seba korban penyerangan segera sehat
Ini reaksi Mendikbud soal 7 siswa SD 1 Seba diserang senjata tajam
Lemkapi minta polisi usut provokator tewaskan penikam anak SD di NTT
Gubernur NTT datangi lokasi penyerangan 7 siswa SD di Sabu Raijua
Cerita pilu dari SD Negeri 1 Seba, 7 murid jadi korban penganiayaan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.