Polda Sumut tetapkan siaga satu jelang Natal dan Tahun Baru
Pengamanan akan dimaksimalkan. Ada lima objek yang akan menjadi perhatian utama, yaitu rumah ibadah, seperti gereja dan kelenteng; tempat wisata dan tempat keramaian umum seperti pusat perbelanjaan; permukiman; objek-objek vital, seperti kantor-kantor kepolisian; petugas kepolisian di lapangan.
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menetapkan status siaga satu menjelang perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Lima objek menjadi fokus pengaman maksimum pada hari besar ini.
"Sesuai situasi yang terjadi di tingkat nasional, maupun yang terjadi di Sumatera Utara, ditambah dengan sejarah beberapa aksi kekerasan yang pernah terjadi di Sumatera Utara, sejak 2003, 2013 dan 2016, karena itu Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan status Siaga I untuk seluruh personel Polri di Polda Sumut," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel seusai gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2016 di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (22/12).
Dia menegaskan, pengamanan akan dimaksimalkan. Sekurangnya ada lima objek yang akan menjadi perhatian utama, yaitu rumah ibadah, seperti gereja dan kelenteng; tempat wisata dan tempat keramaian umum seperti pusat perbelanjaan; permukiman; objek-objek vital, seperti kantor-kantor kepolisian; petugas kepolisian, terutama petugas yang mengenakan pakaian dinas.
"Yang kelima, kita juga memberi pengamanan maksimum terhadap permukiman etnis tertentu," sebut Rycko.
Polisi mengedepankan upaya pencegahan proaktif. Polisi sudah mengumpulkan pimpinan gereja di Sumut untuk membahas pola pengamanan yang akan dilakukan.
Jenderal bintang dua ini meminta masyarakat memaklumi pengamanan ketat yang dilakukan untuk jelang Natal dan Tahun Baru. Warga diharapkan dapat memahami adanya pembatasan-pembatasan yang diterapkan petugas.
"Itu dilakukan semata-mata untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, terutama yang melaksanakan ibadah," tandas Rycko.
Sekurangnya 10.000 personel diturunkan untuk pengamanan Natal 2016 dan Tahun 2017. Sebanyak 7.500 di antaranya merupakan anggota kepolisian. Mereka dibantu personel TNI dan instansi terkait, seperti SAR, Satpol PP, Bankom, dan Pramuka.
Baca juga:
Natal dan Tahun Baru 2017, Surabaya dijaga ketat 1.800 personel
Operasi lilin, Kapolri minta cegah aksi teror & konflik SARA
Ratusan ribu personel gabungan siap amankan Natal & Tahun Baru
DPR dukung Kapolri amankan Natal & Tahun Baru terjunkan Densus 88
3.726 personel gabungan amankan Natal dan Tahun Baru di Bali
Amankan pelancong, Polres Kepulauan Seribu sebar 120 personel