Polda Sumut Gencarkan Pembersihan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Tapsel
Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut aktif membersihkan rumah warga terdampak banjir dan longsor di Tapsel, memastikan pemulihan cepat serta bantuan konsumsi bagi masyarakat.
Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menunjukkan komitmen kuat dalam membantu masyarakat pasca-bencana. Mereka gencar melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Aksi cepat tanggap ini merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi masyarakat kembali pulih seiring dengan penanganan pasca-bencana. Kehadiran personel di lapangan sangat vital untuk meringankan beban warga yang rumahnya rusak akibat terjangan banjir dan longsor.
Kolaborasi antara Brimob Polda Sumut dan unsur TNI menjadi kunci utama dalam operasi pembersihan ini. Sinergi ini bertujuan mempercepat proses pemulihan, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat Tapsel.
Kolaborasi TNI-Polri Percepat Pemulihan Pasca-Bencana di Tapsel
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa personel terus berada di lapangan untuk membantu masyarakat. Mereka berfokus pada pembersihan sisa lumpur, material, dan puing bangunan dari rumah-rumah warga pasca-bencana alam.
Progres pembersihan rumah warga terdampak di wilayah Batang Toru telah mencapai sekitar 65 persen. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh area terdampak benar-benar pulih dan layak huni kembali.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Warga merasa sangat terbantu atas kehadiran personel Brimob di tengah proses pemulihan yang menantang ini.
Komitmen Polda Sumut: Pelindung dan Pelayan Masyarakat Terdampak
Polda Sumut berkomitmen untuk senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pasca-bencana. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai tindakan nyata di lapangan.
Selain pembersihan, Kombes Pol Ferry Walintukan juga menyebutkan penyediaan dapur lapangan. Dapur ini berfungsi membantu penyediaan konsumsi bagi warga terdampak, sekaligus menjadi pusat kebersamaan dan penguat semangat gotong royong di lokasi bencana.
Sinergi antara TNI dan Polri, ditambah kepedulian dari seluruh pihak, menjadi kunci percepatan pemulihan. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara yang selalu ada untuk rakyatnya dalam setiap kondisi.
Sumber: AntaraNews