Polda Sumsel razia tiap bengkel cegah aksi terorisme
Polda Sumsel razia tiap bengkel cegah aksi terorisme. Sumsel menjadi salah satu daerah yang banyak terdapat home industri senpi rakitan. Diantaranya di Kabupaten Ogan Komering Ilir, OKU, OKU Timur, Muara Enim, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Empat Lawang.
Polda Sumsel menginstruksikan setiap jajaran bersama pemerintah setempat rutin melakukan razia terhadap setiap bengkel yang disinyalir turut memproduksi senjata api rakitan. Hal ini dilakukan untuk mencegah aksi kriminalitas dan terorisme.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, razia mesti digeber setelah pengungkapan pembuatan senpi rakitan di sebuah bengkel di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur beberapa hari lalu. Razia itu harus melibatkan seluruh unsur, termasuk pemerintah daerah.
"Saya sudah ingatkan, laksanakan razia gabungan kepada pemilik-pemilik bengkel. Karena pembuatannya (senpi) di sana," ungkap Agung, Jumat (7/7).
Jika nantinya terbukti ditemukan pelanggaran, kata dia, pelaku dikenakan sanksi berat. Sebab, senpi rakitan kerap digunakan pelaku kejahatan, baik konvensional maupun terorisme.
"Saya akan kenakan Undang-undang Darurat dan ancamannya tinggi, sampai 12 tahun," tegasnya.
Agung juga meminta masyarakat yang memiliki atau menyimpan senpi rakitan agar menyerahkan ke pihak kepolisian atau TNI. Dia berjanji akan memberikan penghargaan bagi warga yang dengan kesadaran patuh terhadap hukum.
"Dari pada disembunyiin dan kedalaman saat operasi mending diserahkan, kemana saja, kantor polisi atau koramil terdekat. Nanti saya kasih penghargaan," kata dia.
Diketahui, Sumsel menjadi salah satu daerah yang banyak terdapat home industri senpi rakitan. Diantaranya di Kabupaten Ogan Komering Ilir, OKU, OKU Timur, Muara Enim, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Empat Lawang.
(mdk/rhm)