Polda Sulut Pastikan Seleksi Bintara Tamtama Berlangsung Bersih dan Transparan
Polda Sulut menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan Seleksi Bintara Tamtama secara bersih dan transparan, menjamin proses yang akuntabel dan bebas kecurangan.
Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menegaskan komitmennya dalam memastikan proses seleksi penerimaan bintara dan tamtama Polri berlangsung secara bersih dan transparan. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sulut, Kombes Pol Amin Litarso, di Manado pada Sabtu.
Pernyataan tersebut menekankan pentingnya integritas dalam setiap tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran hingga penentuan kelulusan akhir. Hal ini bertujuan untuk menjaring calon anggota Polri yang benar-benar berkualitas dan berintegritas tinggi. Polda Sulut berupaya keras menjaga kepercayaan masyarakat.
Kombes Pol Amin Litarso juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kepercayaan masyarakat untuk bergabung menjadi anggota Polri merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi institusi kepolisian.
Komitmen Transparansi dan Integritas Seleksi Polri
Polda Sulut, melalui Irwasda Kombes Pol Amin Litarso, secara tegas menyatakan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta Seleksi Bintara Tamtama Polda Sulut. Mereka telah berpartisipasi dengan menjunjung tinggi sportivitas serta mengandalkan kemampuan pribadi masing-masing.
Kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk bergabung menjadi bagian dari Korps Bhayangkara merupakan sebuah kehormatan besar. Namun, hal ini juga sekaligus menjadi tanggung jawab yang sangat besar bagi institusi Polri.
Menurut Kombes Pol Amin, merupakan suatu kehormatan bagi Polri atas kepercayaan para peserta. Mereka telah mengikuti setiap tahapan tes secara sehat untuk menjadi anggota Polri melalui seleksi penerimaan terpadu bintara dan tamtama Polri.
Tahapan Ketat Menuju Anggota Polri Unggul
Proses Seleksi Bintara Tamtama Polda Sulut dilaksanakan melalui berbagai tahapan yang sangat ketat dan berjenjang. Tahapan ini mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, serta kemampuan jasmani.
Selain itu, seleksi juga melibatkan penelusuran mental kepribadian hingga supervisi dari panitia pusat. Setiap tahapan dirancang untuk memastikan hanya kandidat terbaik yang lolos.
Seluruh tahapan seleksi tersebut memiliki tujuan utama yang jelas, yaitu menjaring calon anggota Polri yang unggul, profesional, dan memiliki integritas tinggi. Hal ini krusial untuk membentuk kepolisian yang berkualitas.
Hasil Seleksi dan Prinsip BETAH
Dari total peserta yang mengikuti Seleksi Bintara Tamtama Polda Sulut, sebanyak 135 peserta berhasil memenuhi syarat hingga tahap akhir. Dari jumlah tersebut, 102 peserta adalah calon bintara dan 33 peserta adalah calon tamtama.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat, 121 peserta dinyatakan lulus terpilih. Mereka terdiri dari 89 calon bintara (74 pria dan 15 wanita) serta 32 calon tamtama (29 Brimob dan 3 Polair).
Kombes Pol Amin menegaskan bahwa penentuan kelulusan dilakukan berdasarkan hasil perangkingan dan akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Proses ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menjamin keadilan.
Keberhasilan pelaksanaan seleksi ini tidak terlepas dari komitmen seluruh panitia yang konsisten menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Dukungan pengawasan ketat dari internal maupun eksternal juga berperan penting.
Pengawasan yang dilakukan secara melekat di setiap tahapan tes bertujuan untuk menutup ruang bagi praktik kecurangan maupun pungutan liar. Dengan demikian, hasil yang diperoleh peserta benar-benar berdasarkan kemampuan dan kerja keras mereka sendiri.
Pesan untuk Peserta Lulus dan Belum Berhasil
Bagi peserta Seleksi Bintara Tamtama Polda Sulut yang dinyatakan lulus terpilih, Irwasda berpesan untuk terus mempersiapkan diri. Mereka akan menghadapi tahapan pendidikan berikutnya dengan semangat dan dedikasi.
Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil, diimbau untuk tetap semangat dan tidak menyerah. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga untuk meraih kesempatan di masa mendatang, serta terus mengembangkan diri.
Sumber: AntaraNews