LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polda Metro nilai wajar polisi kerjai Syahrini

"Kalau ngerjainnya sudah sampai dibawa ke kantor polisi itu yang dilarang," kata Kabid Humas Polda Metro.

2012-08-01 15:31:03
Polisi
Advertisement

Polisi lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, berpura-pura menilang artis Syahrini yang tengah mengendarai mobil Mercedes hitamnya. Polisi menyetop mobil bernopol B 227 EO itu dan meminta Syahrini ikut ke Pos Pol Bundaran HI.

Ulah polisi sebenarnya kejutan yang disiapkan kerabat dan teman-temannya, sebagai hadiah ulang tahun untuk wanita pemilik bulu mata antibadai dan tsunami itu. Tahun ini Syahrini genap berusia 30 tahun.

Aksi polisi lalu lintas itu rupanya menuai kecaman. Namun, bagi Polda Metro Jaya itikad polisi membantu keluarga Syahrini untuk membuat surprise adalah hal yang biasa dan tidak perlu ditanggapi.

"Itu kan masih dalam batas wajar. Jadi nggak apa-apa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di kantornya, Rabu (1/8).

Rikwanto menambahkan, kalau sampai ulah para polisi itu sudah keterlaluan misalnya sampai membawa ke kantor polisi dan diperiksa sungguhan, barulah bisa diberikan sanksi.

"Kalau ngerjainnya sudah keterlaluan sampai dibawa ke kantor polisi dan diperiksa secara detail itu yang dilarang," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa acara infotainment hari ini menampilkan cerita Syahrini yang ditilang di Bundaran HI.

"Ihh, polisinya galak. Saya mau ditilang. Saya disuruh ke Pospol, mobil saya katanya mau diderek," ujar Syahrini saat tahu menjadi korban keisengan keluarganya. Para polisi yang berada di belakangnya tampak tertawa-tawa.

Mereka pun memotret artis yang berulang tahun ke-30 itu dengan ponsel milik mereka. Para polisi mengaku hanya sok galak untuk menakut-nakuti Syahrini. Mereka melakukan itu atas permintaan pihak keluarga Syahrini.

"Ada permintaan dari keluarga, agar polisi menyetop pelanggar. Lalu ada permintaan dari keluarga agar Syahrini tegang, kalau bisa nangis. Dia sudah pucat juga. Kita sebagai petugas di jalanan mengucapkan selamat ultah, syukur mendapatkan jodoh," ujar para polisi itu di depan kamera infotainment.(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.