Polda Metro Jaya akan periksa dokter visum Novel Baswedan
Keterangan dari dokter dibutuhkan untuk mencocokkan fakta medis dengan keterangan para saksi.
Polda Metro Jaya telah memeriksa 19 saksi, di kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Dalam waktu dekat, penyidik akan memeriksa dokter yang menangani visum korban.
"Akan kita kroscek kembali keterangan dengan barang bukti. Kita akan memeriksa dokter ya. Agendanya kita akan memeriksa dokter yang melakukan visum et repertum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (2/5).
Keterangan dari dokter dibutuhkan untuk mencocokkan fakta medis dengan keterangan para saksi.
"Dari labfor juga sudah keluar bahwa cairan itu, mengandung H2 SO4. Nanti kita cek kembali," lanjutnya.
Jumat lalu, kondisi kesehatan Novel berangsur membaik. Meski begitu, Novel berharap aktor utama penyerangan terhadapnya bisa segera terkuak.
Melalui Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kasatgas penanganan kasus korupsi e-KTP itu berharap agar pengusutan kasus teror kepadanya bisa jelas sehingga tidak ada lagi korban serupa dalam upaya pemberantasan korupsi.
"Novel berharap mastermind bisa terungkap agar tidak ada lagi yang menjadi korban," kata Febri, Jumat (28/4).
Baca juga:
KPK tak akan desak polisi segera tuntaskan kasus Novel
Wakapolri tak bisa ungkap titik terang penyiram air keras ke Novel
2 Pekan berlalu, Novel Baswedan harap otak penyerangan terungkap
Polri mengaku sudah kantongi identitas pelaku penyiraman Novel
Mata kiri Novel Baswedan belum dapat melihat
Aksi mahasiswa desak kasus Novel Baswedan segera diusut tuntas