LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Polda Jatim akui bantu Densus 88 tangkap terduga ISIS di Malang

Namun, polisi tidak bisa menerangkan secara detail terkait penangkapan terduga teroris di Malang tersebut.

2015-03-25 17:05:09
Ekstremis ISIS
Advertisement

Densus 88 Mabes Polri menangkap terduga anggota Negara Islam Irak dan Syria di Malang, Jawa Timur, Rabu (25/3). Terduga, Abdul Hakim Munabarai (AHM), ditangkap di sebuah warnet di Jalan Arief Margono, Kota Malang, sekitar pukul 10.00 WIB.

Dikonfirmasi terkait ini, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anas Yusuf membenarkannya.

"Memang benar, ada kegiatan penangkapan yang dilakukan Tim Densus 88 Mabes Polri. TKP-ny di Malang. Dalam hal ini, Polda Jatim hanya membantu saja," terang Anas di sela Rapat Pimpinan Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru.

Sayangnya, jendral polisi bintang dua ini tidak bisa menerangkan secara detail terkait penangkapan terduga teroris di Malang tersebut. Sebab, itu menjadi kewenangan pihak Mabes Polri.

"Itu di Mabes Polri, karena memang Polda hanya sebatas membantu saja," dalihnya.

Anas juga tidak menampik perkembangan gerakan radikal yang mulai merambah Jawa Timur. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pemantauan dan upaya-upaya pencegahan dini dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

"Kita akan libatkan semua komponen, termasuk para alim ulama, tokoh masyarakat serta seluruh stageholder yang ada di Jatim terkait masalah ISIS ini. Kita juga akan petakan semua wilayah, tidak hanya di Malang. Masalah perkembangannya, nanti kita infokan kembali," ucapnya.

Anas juga menyebut, perkembangan ISIS dari pengamatannya, sangat tertutup, termasuk soal 16 WNI yang hilang di Turki beberapa waktu lalu. Yang 10 orang di antaranya warga Surabaya.

"Memang mereka sangat tertutup. Dari hasil penelusuran kita, jaringan ISIS ini memang tertutup, termasuk soal cara beribadahnya, terlihat wajar-wajar saja. Tidak ada yang mencurigakan, tapi kemudian diketahui bergabung dengan ISIS, saat mereka hendak menyeberang dari Turki ke Suriah. Jadi kita memang sulit memantau gerakan-gerakan ini," papar Anas.

Seperti diketahui, Tim Densus 88 yang dibackup Polda Jawa Timur, sekitar pukul 10.00 WIB tadi, telah mengamankan seorang terduga anggota ISIS di sebuah warnet di Jalan Arief Margono, Kota Malang.

AHM diketahui sebagai warga Jalan Ade Irma Suryani Nasution Gg III/306, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Sehari-hari, AHM bekerja sebagai penjual kopi.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.