Polda Jabar segera periksa Habib Riezieq terkait 'campur racun'
Laporan warga soal pernyataan Habib Riezieq tentang pelesetan salam Sampurasun akan ditelusuri.
Pernyataan Imam Front Pembela Islam, Habib Riezieq Syihab, saat mengatakan salam khas Sunda 'Sampurasun' menjadi 'campur racun' dilaporkan oleh organisasi masyarakat setempat kepada polisi. Penyidik Dit Reskrimsus Polda Jabar menyatakan segera memeriksa Habib Rizieq, terkait laporan itu.
Penyidik akan meminta keterangan pentolan FPI itu yang memelesetkan sampurasun menjadi campur racun. Dia mengatakan hal itu saat memberikan ceramah di Purwakarta, pertengahan November lalu.
"Yang pasti akan diperiksa," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, lewat pesan singkat, Jumat (27/11).
Habib diadukan ke polisi oleh Denda Alamsyah mewakili Aliansi Masyarakat Sunda, pada Selasa (24/11) lalu. Dalam laporannya, AMS merasa pernyataan Habib Riezieq melecehkan budaya Sunda.
Dir Reskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Wirdhan Denny mengatakan, polisi akan bersikap profesional dalam menangani kasus itu. Apalagi, Habib Riezieq dilaporkan sudah sesuai aturan hukum.
"Ya kami lanjut. Ada laporan masyarakat masa kami tidak tindaklanjuti. Sekarang tinggal pembuktiannya saja," kata Wirdhan.
Baca juga:
Bupati Dedi tampik tudingan ganti Assalamualaikum dengan Sampurasun
Dituding ganti Assalamualaikum dengan Sampurasun, Dedi unggah video
Geger plesetan sampurasun sampai tudingan syirik di Purwakarta
Meski kecewa, masyarakat sunda diminta redam emosi soal Habib Rizieq
Kontroversi Habib Rizieq yang bikin gonjang-ganjing