LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PNS di Kaltim tewas usai kepala dipukul palu oleh kuli bangunan

Di lokasi kejadian di Jalan Pelita, tidak jauh dari kantor Disnakertrans Kaltim, Ery mendapatkan kabar bahwa pelaku, akhirnya dilumpuhkan petugas. "Karena juga mengancam petugas (polisi), makanya ditembak di kaki," terang Dwi.

2018-07-17 00:31:00
Penemuan mayat
Advertisement

Muhammad Riharza (38), PNS Disnakertrans Provinsi Kalimantan Timur, tewas usai kepalanya dihantam palu berulang kali oleh pria tidak dikenal, sore ini tadi. Polisi menembak pelaku, Sarifuddin (52) dan kini dirawat di RSUD AW Syachranie, Samarinda.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.30 Wita. Pegawai Disnakertrans Kaltim yang berkantor di Jalan Kemakmuran, berlarian keluar begitu mendengar kabar Riharza dianiaya orang lain.

"Kita pikir satpam, karena namanya juga sama dengan korban. Ternyata, Riharza rekan kantor. Jadi kami, para pegawai, keluar kantor ke simpang tiga Jalan Pelita," kata rekan kerja Riharza, Dwi Ery Mujahiddin (43), kepada merdeka.com, ditemui di kamar jenazah RSUD AW Syachranie, Selasa (16/7) sore.

Advertisement

Ery dan rekan kantor lainnya dibikin kaget, setelah melihat Riharza bersimbah darah di bagian kepalanya, dan tersandar di bawah pohon. "Kita langsung minta angkot, bawa Jaja (Riharza) ke rumah sakit dulu. Waktu itu, Jaja sudah tidak merespons, kepalanya penuh darah," ujar Dwi.

Begitu angkot yang membawa Riharza didampingi rekan sekantor, Ery mendapatkan kabar Riharza meninggal dunia di rumah sakit. "Kita sempat cari, ini pelakunya siapa," sebut Dwi.

Di lokasi kejadian di Jalan Pelita, tidak jauh dari kantor Disnakertrans Kaltim, Ery mendapatkan kabar bahwa pelaku, akhirnya dilumpuhkan petugas. "Karena juga mengancam petugas (polisi), makanya ditembak di kaki," terang Dwi.

Advertisement

Masih diterangkan Dwi, saat kejadian, Riharza membawa kantongan plastik berisi makanan. Di perjalanan, bertemu dengan pelaku yang mengacungkan palu kepada pengguna jalan.

"Karena kebiasaan kalau sore sebelum pulang, korban ini beli makanan dulu buat anak-anaknya. Karena istrinya (pegawai Dishub Kaltim) sedang pendidikan di Makassar," ungkap Dwi.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto yang juga ditemui di kamar jenazah RSUD AW Syachranie, membenarkan peristiwa itu. "Benar, ada peristiwa penganiayaan mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Pelaku menggunakan palu," kata Vendra.

Vendra menerangkan, personilnya sedang mendalami motif pelaku, Sarifuddin (52) melakukan penganiayaan itu. Kepolisan yang melintas, terpaksa harus melumpuhkan pelaku dengan tembakan di kaki, karena juga mengancam polisi menggunakan palu.

"Pelaku ini pekerja bangunan dan sudah kita amankan. Dia habis dituduh mencuri, seperti sedang tertekan. Kalau soal dia alami gangguan jiwa, belum bisa kita simpulkan," demikian Vendra.

Baca juga:
Tembak pelaku yang hantam PNS Kaltim dengan palu, Kapolres tegaskan sesuai prosedur
Kronologi PNS Kaltim tewas setelah empat kali dihantam palu
Polres Jaksel gandeng Dinas Dukcapil buru pembunuh nenek Jeane
Mutilasi dan bakar istri, Kholili dituntut 14 tahun penjara
Polisi akui kendur cari pelaku pembunuh nenek Jeane
Pembunuh waria di Medan diiming-imingi jadi gigolo

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.