PNS dan TNI-Polri jadi penumpang uji coba operasi LRT Palembang
Dalam uji operasional ini digunakan enam stasiun, yakni stasiun OPI Mall, Jakabaring, Ampera, Cinde, Palembang Icon, dan Bandara Sultan Mahamud Badaruddin II. Kecepatan kereta berkisar 60 km/jam hingga 85 km/jam.
Light Rail Transit (LRT) Palembang resmi melakukan uji operasional dengan melintasi Jakabaring menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (23/7). Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri menjadi orang yang beruntung merasakannya.
Sekretaris Daerah Sumsel Nasrun Umar mengungkapkan, uji operasional dimaksudkan agar para penumpang dapat mengetahui tata cara naik LRT. Selama ujicoba, penumpang tidak dikenakan biaya alias gratis.
"Untuk uji operasional LRT hanya kita khususkan bagi PNS, TNI dan Polri, ada juga karyawan LRT. Tidak dipungut biaya," ungkap Nasrun.
Dikatakannya, dalam uji operasional ini digunakan enam stasiun, yakni stasiun OPI Mall, Jakabaring, Ampera, Cinde, Palembang Icon, dan Bandara Sultan Mahamud Badaruddin II. Kecepatan kereta berkisar 60 km/jam hingga 85 km/jam.
"Kita pastikan, LRT sudah bisa dioperasikan secara penuh saat Asian Games nanti," kata dia.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Perhubungan LRT Sumsel, Suranto mengatakan, uji coba LRT berlangsung selama dua jam, mulai dari pukul 14.00 sampai pukul 16.00 WIB. Setelah uji operasional akan dilakukan evaluasi agar pelayanan lebih maksimal.
"Uji operasional hari ini kita pakai dua trainset, berjalan secara contraflow dengan rute pulang dan pergi. Untuk sementara tidak untuk umum," pungkasnya.
Baca juga:
Anak usaha Adhi Karya garap 7 proyek LRT City senilai Rp 12 triliun
Adhi Commuter Properti incar penjualan Rp 19 miliar di pameran LRT City Expo
Gelaran IMF-Bank Dunia jadi kesempatan tarik investor asing bangun LRT
2 Lajur di KM 18 Tol Cikampek ditutup selama pemasangan box girder
Menhub Budi beri sinyal Jalur LRT Veldrome - Kelapa Gading dibuka 10 Agustus
Proyek LRT fase 1 ditargetkan rampung jelang Asian Games