Plt Wali Kota Bekasi Keliru Ucapkan Sila Keempat Pancasila
Namun ketika menyebutkan bunyi sila ke-4, dia mengucapkannya dengan tidak lengkap. Seharusnya sila ke-4 Pancasila berbunyi ‘kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan’.
Video rekaman Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tidak lengkap saat menyebutkan sila ke-4 Pancasila viral di media sosial dan aplikasi percakapan. Peristiwa itu terjadi pada acara Bekasi Bersholawat di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (18/3) kemarin.
Dalam rekaman video yang beredar, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama sejumlah tokoh dan ulama seperti Habib Luthfi Bin Yahya dan Habib Husein Bin Yahya berdiri di atas panggung.
Sebelum acara tersebut dibuka, Tri terlebih dulu menyebutkan Pancasila di hadapan ribuan warga yang hadir. Saat mengucapkan bunyi sila ke-1 hingga ke-3, Tri terlihat lancar.
Namun ketika menyebutkan bunyi sila ke-4, dia mengucapkannya dengan tidak lengkap. Seharusnya sila ke-4 Pancasila berbunyi ‘kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan’.
"Empat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam perwakilan," katanya dalam rekaman video yang beredar di media sosial.
Tri mengakui kesalahannya itu. Dia juga sudah menyampaikan permohonan maaf terkait ketidaklengkapan dalam menyebutkan sila ke-4 Pancasila.
"Saya sudah mengucapkan permohonan maaf, karena manusia tempatnya salah," ujarnya, Senin (20/3).
Dia mengatakan, kekeliruan dalam menyebutkan bunyi butir Pancasila karena saat itu dirinya sedang merasa terharu dan bangga bisa berdiri bersama tokoh dan ulama besar.
"Saya kira sebagai manusia tentunya ada khilaf, ada salah, ini adalah semata-mata karena begitu bangganya, begitu terharunya, bagaimana kita bisa menghadirkan ulama besar, pemimpin besar yang bisa memberikan semangat spirit kebangsaan buat kita," tutupnya.
(mdk/fik)