LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Plt Pimpinan KPK ogah komentari pengunduran fit & proper test di DPR

DPR mengaku terpaksa menunda uji kepatutan dan kelayakan karena ada agenda yang lebih penting.

2015-10-27 22:44:00
Plt Pimpinan KPK
Advertisement

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengaku akan memundurkan waktu fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) calon pimpinan (capim) KPK. Lantaran ada agenda yang lebih penting yakni pembahasan dan penetapan RAPBN.

Pengunduran fit and proper test capim KPK mengundang pertanyaan dari anggota DPR lain. Hal itu karena menjelang masa reses akhir Oktober, pimpinan DPR belum memberikan dan mengeluarkan surat resmi.

Pengunduran waktu pembahasan Capim KPK itu justru enggan ditanggapi lebih jauh oleh Plt Wakil Ketua KPK, Indriyanto Seno Adji. Ia mengaku takut mengomentari lanjut karena akan memunculkan konflik kepentingan terkait pengunduran waktu fit and proper test capim KPK di DPR.

"Saya enggak mau komentar takut ada conflict of interest (Konflik kepentingan). Maaf ya," kata Indriyanto ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Selasa (27/10).

Selain itu, pengacara yang sempat membela Presiden Soeharto ini kembali tak mau berkomentar panjang lebar terkait konflik kepentingan yang dimaksud. "Maaf, saya tidak bisa komentar tentang pengunduran pembahasan capim KPK itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyerahkan delapan nama capim KPK periode 2015-2019. Mereka adalah Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Saut Situmorang, Dosen Fakultas Hukum Unika Atmajaya, Surya Candra, Hakim Ad hoc Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Alexander Mareata

Adapula, Brigjen Basriah Panjaitan, mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Agus Raharjo, Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antarkomisi dan Instansi KPK, Sujanarko, Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan KPK, Johan Budi Sapto Pribowo, dan dosen Fakultas Hukum Universitas Hasan.

Baca juga:
Utamakan RAPBN 2016, Fadli Zon akui DPR sengaja ulur uji capim KPK
Komisi III tunggu surat pimpinan DPR soal uji capim KPK
DPR segera reses, fit and proper test capim KPK belum dijadwalkan
Promosi, Brigjen Basariah jadi Polwan pertama jenderal bintang dua
Komisi III DPR belum bahas pelaksanaan fit and proper test capim KPK

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.