LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Plasma Darah Konvalesen Minim, Emil Minta Pejabat Penyintas Covid-19 Jadi Pendonor

Minat penyintas Covid-19 menyumbangkan plasma darah konvalesen tergolong rendah. Palang Merah Indoneia (PMI) mencatat jumlah calon pendonor hanya 5-10 persen dari total jumlah pasien yang sembuh secara nasional.

2021-01-19 15:43:00
Plasma Darah
Advertisement

Minat penyintas Covid-19 menyumbangkan plasma darah konvalesen tergolong rendah. Palang Merah Indoneia (PMI) mencatat jumlah calon pendonor hanya 5-10 persen dari total jumlah pasien yang sembuh secara nasional.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta para kepala daerah dan pejabat publik penyintas Covid-19 mendonorkan plasma darahnya untuk pasien positif yang masih dirawat di rumah sakit.

Diketahui beberapa kepala daerah yang terkonfirmasi positif Covid-19 seperti Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bandung, Bupati Karawang, Bupati Bogor, Wali Kota Bandung, dan terbaru Bupati Bandung Barat. Sekda Kota Bogor pun diketahui terkonfirmasi, dan masih banyak pejabat publik lainnya setingkat eselon II.

Advertisement

"Bagi kepala daerah atau pejabat publik yang memenuhi syarat, seperti tidak ada komorbid, belum pernah hamil, dan positifnya bergejala, saya dorong untuk mendonorkan plasma darahnya," ujar dia melalui siaran pers yang diterima, Selasa (19/1).

"Rakyat itu kan bagaimana pemimpin. Kalau pemimpinnya kasih contoh baik, insyaallah masyarakat pun akan ikut. Dulu pas uji klinis peminatnya sedikit, tapi setelah saya dan forkopimda daftar, relawan malah membeludak. Kemarin vaksin, pejabat publik pun memulainya agar masyarakat juga ikut," kata Ridwan Kamil.

Setelah kepala daerah menjadi pendonor plasma, paling tidak langkah ini akan diikuti pejabat publik di bawahnya seperti sekda, kepala dinas serta pejabat eselon lainnya.

Advertisement

Ketua Komunitas Pendonor Plasma Darah dr Ariani menjelaskan, terapi plasma darah dapat menjadi alternatif penyembuhan terbaik bagi pasien positif, di tengah belum ditemukannya obat Covid-19 dan vaksinasi yang saat ini baru saja mulai.

Terapi plasma darah dipakai dokter di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang. Berdasarkan penelitian, plasma darah dapat meningkatkan angka kesembuan pasien positif dengan derajat berat 95 persen sembuh, derajat kritis 59 persen sembuh.

"Intinya semuanya masih dalam taraf penelitian, tapi menjanjikan di saat belum ada obat pasti," kata Ariani.

Menurut Ariani, saat ini minat penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma darahnya masih rendah, sementara permintaan sangat tinggi. Sejak berdiri 25 Desember 2020, Komunitas Pendonor Plasma sudah memfasilitasi 241 penyintas.

Namun saat ini permintaan plasma darah terus meningkat, sementara tidak semua PMI melayani donor plasma darah. Jika ada, tidak membuka pendaftaran secara sukarela tapi berdasarkan permintaan dari rumah sakit. Jika tidak ada permintaan, maka PMI tidak akan mencari pendonor. Di satu sisi, stok plasma darah antardaerah tidak merata.

Menurut Ariani, minat penyintas Covid-19 mendonorkan plasma darahnya rendah disebabkan beberapa hal. Di antaranya karena mereka tidak tahu, atau enggan ke PMI.

Rendahnya donor plasma pun dapat disebabkan banyak penyintas yang sebetulnya sudah bersedia jadi pendonor, tapi setelah dites kesehatan ternyata tidak memenuhi syarat. Contohnya, saat positif yang bersangkutan terkategori orang tanpa gejala, atau perempuan yang pernah hamil.

"Perempuan yang pernah hamil itu punya antigen HLA dan HNA, kalau plasma darahnya didonorkan akan terjadi penolakan dari penerima," jelas Ariani.

Baca juga:
Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen
Airlangga: Saya Bersyukur Mampu Bertahan dari Serangan Covid-19
Airlangga Hartarto Akhirnya Akui Sempat Positif Covid-19
Permintaan Tinggi, JK Serukan Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen ke PMI
Istana Tidak Tahu Soal Menko Perekonomian Pernah Terpapar Covid-19
Plasma Konvalesen Menunjukkan Efikasi Tinggi, Wapres Ajak Penyintas Covid-19 Berdonor

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.