PKS yakin bendera Palestina wujud kecintaan umat Islam Indonesia
Sukamta mengatakan masyarakat menggunakan Bendera Palestina di sejumlah aksi demonstrasi tidak bermuatan politis. Menurutnya, penggunaan bendera tersebut karena umat muslim di Indonesia ingin membantu menyuarakan kemerdekaan Palestina.
Anggota Komisi I Fraksi PKS Sukamta mengatakan masyarakat menggunakan Bendera Palestina di sejumlah aksi demonstrasi tidak bermuatan politis. Menurutnya, penggunaan bendera tersebut karena umat muslim di Indonesia ingin membantu menyuarakan kemerdekaan Palestina.
"Saya kira tidak ada maksud politis, bagi umat Islam Indonesia, warga Palestina merupakan saudara yang sangat dekat. Keinginan agar Palestina merdeka, telah menjadi suara hati umat Islam di Indonesia," kata Sukamta kepada merdeka.com, Kamis (26/1).
Dia menjelaskan, banyak umat Islam di Indonesia mencintai Palestina dan memperjuangkan kemerdekaan. Oleh karena rasa empati itu, atribut negara Palestina kerap dibawa dalam aksi unjuk rasa.
"Tidak sedikit di antara umat Islam di Indonesia yang karena kecintaan dan dukungan agar Palestina merdeka, memiliki berbagai atribut Palestina seperti bendera, syal hingga poster," terangnya.
Kedubes Palestina melayangkan protes akibat bendera nasional negaranya digunakan saat unjuk rasa politik. Sekretaris fraksi PKS ini mengimbau agar masyarakat lebih banyak menggunakan bendera merah putih agar tidak merusak hubungan baik dengan Palestina.
"Imbauan saya, bendera merah putih harus lebih banyak dibawa saat aksi, merah putih juga simbol perjuangan. Jangan sampai hanya ada bendera Palestina, nanti dikira aksinya di Palestina," pungkasnya.
Sebelumnya, Kedutaan Palestina di Jakarta memprotes ketika massa demonstran membawa bendera nasional negaranya dipakai dalam sebuah unjuk rasa politik. Sebab, Palestina berusaha menghindari campur tangan terhadap stabilitas politik di sebuah negara.
Protes itu disampaikan dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Rabu (25/1). Meski begitu, mereka mengaku bangga atas dukungan terus menerus yang diberikan publik dan pemerintah Indonesia agar Palestina bisa menjadi negara berdaulat.
Berikut keterangan resmi Kedutaan Besar Palestina yang diterima merdeka.com:
Pernyataan Pers Dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Negara Palestina di Jakarta-Indonesia 21 Januari 2017
Kedutaan Besar Negara Palestina berterima kasih kepada Pemerintah yang terhormat dan saudara-saudara kami rakyat Indonesia atas dukungan yang teguh dan solidaritas dengan mendorong dan memperjuangkan kemerdekaan dan kebebasan bagi Rakyat Palestina. Ini adalah fakta solid bahwa posisi Indonesia yang terus memberi dukungan sejak kemerdekaannya yang mewakili mayoritas mutlak bangsa dengan semua, politik, etnis, latar belakang sosial keagamaan yang beragam.
Rakyat Palestina sangat bangga mengetahui kebijakan ini terus diwujudkan oleh pemerintah dan masyarakat dalam berbagai cara dan bentuk, termasuk memakai KOFIA Palestina dan T-shirt dengan Simbol Palestina dan mengibarkan bendera nasional kita bersama dengan bendera Indonesia selama perayaan dan fungsi nasional.
Baru-baru ini, Kedutaan menyesalkan bahwa Bendera Palestina dikibarkan dalam aksi non-damai terhubung dengan urusan dalam negeri Indonesia murni. Hal ini jelas tidak dapat diterima tidak dapat dianggap berarti sebagai tanda dukungan atau solidaritas dengan Palestina. Teman sejati dan asli Palestina harus tertarik untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di negara mereka sendiri jika mereka tulus untuk mencapai perdamaian di Palestina. Oleh karena itu, Kedutaan Besar percaya bahwa rakyat Indonesia tidak bisa ditipu oleh perorangan sesat atau kelompok yang mungkin menggunakan bendera kami untuk menutupi sakit dimaksudkan agenda domestik tersembunyi mereka.
Semoga Allah SWT terus memberkati dan menyelamatkan Indonesia, semoga persaudaraan dan persahabatan Palestina-Indonesia berlangsung lama.
Baca juga:
Palestina protes benderanya dipakai buat demo politik di Jakarta
Menag janji penuhi permintaan Palestina soal bendera
Palestina bereaksi lihat benderanya dipakai buat aksi politik di RI