PKS: ISIS permainan Israel dan Barat buat pecah belah Islam
"Meski berlabel Islam, ISIS justru akan menciptakan kegaduhan dan instabilitas baru," kata Mahfudz Siddiq.
Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq mencium aroma adu domba yang dilakukan oleh Israel dan negara barat lainnya lewat organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Menurut dia ISIS muncul dari permainan Israel dan negara sekutunya untuk memelihara konflik negara Islam di Timur Tengah.
Mahfudz meminta agar umat muslim di Indonesia tidak terjebak dalam permainan tersebut. Apalagi, Kapolri Jenderal Sutarman sudah menyatakan bahwa sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) diketahui bergabung dengan ISIS dan tiga di antaranya telah tewas.
"Masyarakat muslim Indonesia harus pahami bahwa kemunculan ISIS tidak terlepas dari permainan Israel dan Barat untuk terus memelihara konflik di negeri-negeri muslim dengan memanfaatkan situasi konflik di negara-negara Timur Tengah," ujar Mahfudz kepada merdeka.com, Senin (4/8).
Ketua Komisi I DPR ini berpendapat, ISIS justru akan menimbulkan persoalan baru bagi negara-negara Islam di Timur Tengah. Karena itu, dia meminta agar masyarakat Indonesia tidak terpengaruh, jangan bergabung dengan ISIS.
"Meski berlabel Islam, ISIS justru akan menciptakan kegaduhan dan instabilitas baru. Jadi masyarakat muslim Indonesia harus cermat dan waspada. Apalagi ada nuansa sentimen konflik Sunni-Syiah," tegas Mahfudz.
Dia berharap agar pemerintah Indonesia memantau perkembangan ISIS di Indonesia. Termasuk soal pola rekrutmen dan pengelolaan isu ISIS sendiri.
"Pemerintah harus kontrol ketat dan antisipasi penyebaran informasi dan penyebaran rekrutmen yang dilakukan melalui berbagai media. Tapi pemerintah juga jangan terjebak kelola isu ISIS sebagai proyek anti-terorisme baru," pungkasnya.
Baca juga:
Petisi agar presiden tindak tegas anggota ISIS di Indonesia
PKS: ISIS bukan organisasi Islam!
Putra Ba'asyir tolak komentari foto ayahnya baiat dukung ISIS
Video menyeramkan aksi ISIS bantai tahanan Irak beredar
Agar syariat Islam tegak di Indonesia