PKB Minta Erick Thohir Ajak Profesional & SDM dari Parpol Jadi Komisaris BUMN
Menurutnya, selain influencer Jokowi, unsur profesional dan dari partai politik bisa dilibatkan dalam upaya membangun BUMN yang kuat sehat dan berdaya saing.
Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk relawan Jokowi yang juga influencer Kristia Budiarto atau akrab dikenal Kang Dede sebagai Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Wasekjen PKB, Faisol Reza meminta Erick tidak hanya menunjuk influencer Jokowi saja yang menjadi komisaris di BUMN.
"Saya kira Pak Erick dan Kementerian BUMN tidak hanya mempertimbangkan influencer Pak Jokowi, tapi juga mempertimbangkan potensi SDM-SDM yang lain yang menurut saya juga banyak tersebar dan bisa untuk diajak bekerjasama," katanya kepada merdeka.com, Selasa (3/10).
Menurutnya, selain influencer Jokowi, unsur profesional dan dari partai politik bisa dilibatkan dalam upaya membangun BUMN yang kuat sehat dan berdaya saing. Tetapi, mereka juga harus punya profesionalitas, kapasitas, kemampuan, dan syarat syarat lain yang kompetibel dengan BUMN yang bersangkutan.
"Jadi influencer salah satunya lah, para pendukung Jokowi ini kan banyak, bukan hanya influencer," ucapnya.
Ketua Komisi VI ini menyebut, tanggung jawab menjadi komisaris atau direksi BUMN cukup berat. Sebab, BUMN merupakan lokomotif ekonomi nasional.
"Memang untuk masuk kelas dunia BUMN tidak mudah, orang memerlukan satu niat dan pengorbanan tidak sedikit karena saya liat baik menteri maupun jajaran menginginkan BUMN menjadi lokomotif ekonomi nasional," tandasnya.
Diberitakan, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk relawan Jokowi yang juga seorang influencer Kristia Budiarto atau yang biasa dikenal sebagai Kang Dede sebagai Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Hal ini diatur dalam Surat Keterangan Kementerian BUMN Nomor: SK-354/MBU/11/2020 Tentang: Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelayaran Nasional Indonesia.
Dalam salinan surat Keputusan Menteri BUMN tersebut, posisi Marwanto Harjowiryono selaku Komisaris digantikan oleh Iwan Taufiq Purwanto dan Widodo Hario Mumpuni selaku Komisaris Independen digantikan oleh Kristia Budiyarto.
"Hari ini kami telah menerima komisaris baru di Pelni, manajemen berharap dengan kehadiran dua komisaris baru di Pelni dapat mendukung dan menyukseskan visi misi Perusahaan serta dapat mengembangkan potensi bisnis perusahaan," terang Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).
Sebagai informasi, Kristia Budiarto atau Antonius Kristia Budiarto dikenal sebagai Kang Dede alias @kangdede78 atau Dede Budhyarto. Kang Dede menyuarakan dukungannya terhadap Jokowi dan program-programnya dalam akun Twitternya.
(mdk/ray)