LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PKB akan ajukan cagub Jatim dari internal partai

"Banyak figur dari PKB yang bisa didorong untuk menjadi cagub dari kader sendiri," kata Imam.

2012-08-05 02:03:00
PKB
Advertisement

Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tahun 2013 mendatang, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lebih memilih calon dari internal partainya sendiri. Hal ini diungkapkan langsung Sekretaris Jenderal DPP PKB, Imam Nahrawi di sela-sela konsolidasi partai sekaligus buka bersama di Gedung Balai Diklat Agama Jawa Timur Jalan Ketintang, Surabaya, Sabtu (4/8).

Mantan Ketua DPW PKB Jatim itu mengungkapkan, pada Pilgub Jawa Timur mendatang, sudah saatnya PKB mengusung kader sendiri tidak dari kader lain. "Banyak figur dari PKB yang bisa didorong untuk menjadi cagub dari kader sendiri," kata Imam.

Menurutnya, di antara kader partai yang dianggap mumpuni adalah Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar. "Selain itu, juga masih banyak kader yang mampu, termasuk kader dari NU yang juga punya peluang cukup besar untuk didorong menjadi cagub mendatang," ujar dia.

Sementara disinggung soal pencalonan dari incumbent, Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa), Imam enggan berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan akan menyerahkan semuanya kepada pilihan masyarakat. "Jatim ini membutuhkan figur baru yang perlu didorong," kata dia.

Imam menjelaskan, mekanisme penjaringan calon gubernur dan calon wakil gubernur dilakukan melalui penjaringan calon. Bahkan, mulai dari DPC dan DPW ini sudah bisa melakukan penjaringan siapa yang layak dicalonkan. Termasuk untuk melakukan pendaftaran.

Sementara itu Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar tidak membantah kalau pada Pilgub Jawa Timur mendatang, PKB akan memunculkan cagub dari internal partai. Namun, untuk melangkah ke arah pencalonan, harus dilakukan pemetaan berbagai hal, mulai dari tingkat elektabilitas hingga popularitas.

"Penjaringan calon juga akan melihat dari segi elektabilitas dan akseptabilitas serta popularitas calon," jelas dia.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.