Pimpinan KPK baru jangan suka cari kelemahan lembaga lain
Selain itu lima pimpinan KPK diharapkan bisa bekerja kompak, tak ada yang saling sikut seperti sekarang ini.
Lima pimpinan KPK sudah terpilih. Di bawah kepemimpinan yang baru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan tidak saling mengintip kesalahan lembaga hukum lain agar tak terjadi kegaduhan yang seperti sebelum-sebelumnya.
"Harus bekerja sama dengan penegak hukum yang lain. Tidak saling berlomba, tidak saling mengintip mencari kelemahan lembaga lain. Itu akan berbahaya dan menimbulkan gejolak seperti yang kemarin," kata Anggota Komisi III, Dwi Ria Latifa, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (19/12).
Selain itu, dia berharap agar seluruh pimpinan KPK yang baru bisa kompak dalam bekerja. Tak seperti KPK era sekarang yang sering berbeda paham dengan Taufiequrachman Ruki.
"Saya berharap dengan semuanya yang baru, harus ada konsolidasi atau adaptasi dengan para pegawai KPK di dalam sehingga tak ada saling sikut. Karena itu akan membuat tidak kondusif lagi KPK ke depan. Sehingga KPK akan kembali gaduh," ujarnya.
Politikus PDIP ini juga inginkan KPK tak mengedepankan pencitraan. Selain itu harus dilihat standar etik moral ketika menyatakan seseorang sebagai tersangka korupsi harus seiring dengan asa praduga tak bersalah
Di tempat yang sama, Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Teuku Nasrullah, berharap agar KPK mampu memunculkan kepercayaan publik. Maka dari itu dia meminta agar KPK yang baru bisa diberi ruang dulu untuk bekerja baru dinilai.
"Kita berpikir positif jangan negatif thinking dulu. Semua harus diberi kesempatan agar bisa berjalan. Tapi harus tetap kita kritisi. Bekerjalah dengan pola penegak hukum jangan sampai lepas dari itu," ungkap Teuku.
Baca juga:
Saut Situmorang: Saya belum tentu lebih baik dari Abraham Samad
Jadi bos KPK, Saut Situmorang tak akan bongkar korupsi masa lalu
Pimpinan KPK yang baru diminta tidak banci kamera
Sederet permintaan buat pimpinan baru KPK
Puja puji Ahok buat Ketua baru KPK Agus Rahardjo
Soal bos baru KPK, Jaksa Agung sebut sekarang punya partner lagi
Seskab minta pimpinan KPK tunjukan kinerja jawab keraguan publik