Pimpinan dinilai terlalu sibuk urus 7 proyek DPR
Padahal, kata Benny K Harman, kinerja DPR dalam proses legislasi masih sangat lemah.
Politikus Partai Demokrat, Benny K Harman, menilai DPR kurang kinerjanya dalam proses legislasi. Pimpinan DPR terlalu sibuk mengurus 7 proyek dan mengurusi kasus-kasus tidak penting.
"Ya kurang, kamu lihat sendiri dong kerja DPR enggak jelas. Pimpinan dewan ini sibuk ngurus gedung dan ngurus kasus," kata Benny di gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (28/8).
Dia meminta pimpinan DPR untuk fokus terhadap kepentingan rakyat. Sebab, ada banyak RUU yang belum dibahas.
"Saya minta pimpinan dewan tidak terlalu banyak urus kasus dan urus bangun gedung," terang dia.
Diketahui, DPR baru menyelesaikan pembahasan 4 buah RUU menjadi UU. Di antaranya UU MD3, UU Pemda, UU KPK dan UU Pilkada.
Baca juga:
Ekonomi terancam krisis, Agung Laksono minta 7 proyek DPR dibatalkan
Akbar Tandjung tolak proyek gedung baru DPR, fokus saja legislasi
7 Proyek parlemen banyak ditolak, Fadli Zon akhirnya melunak
PAN sebut jika dipaksakan 7 proyek DPR akan membebani APBN
Awalnya mendukung, fraksi di DPR kini tolak 7 proyek Rp 2,7 triliun
Fahri keukeuh 7 proyek DPR tetap jalan, tak peduli banyak penolakan
Ketua DPD klaim 7 proyek DPR mampu gerakan ekonomi Indonesia