LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pimpin delegasi di AMMTC, Kapolri jalin kerjasama cegah kejahatan transnasional

Di sela-sela agenda resmi 12th AMMTC, Tito juga dijadwalkan melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Myanmar Letjen Kyaw Swe dan Penasihat Keamanan Nasional Myanmar U Thaung Tun.

2018-10-31 19:10:40
Kapolri Tito Karnavian
Advertisement

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memimpin delegasi Indonesia (Head of Delegation/HOD) dalam pertemuan tingkat Menteri ASEAN untuk penanggulangan kejahatan transnasional (12th ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime) di Nay Pyi Taw, Myanmar dari tanggal 29 Oktober sampai 2 November 2018.

Delegasi Indonesia terdiri dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kementerian Luar Negeri, Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Rencananya, pertemuan tersebut dibuka oleh Wakil Presiden Myanmar U Myint Swe di Myanmar International Convention Center (MICC) II yang diikuti seluruh delegasi dari 10 negara ASEAN, serta delegasi dari Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang.

Advertisement

Kapolri Jenderal Tito menjelaskan pertemuan rutin tahunan ini memiliki nilai yang sangat strategis dalam memperkuat kerjasama antarnegara untuk pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kejahatan transnasional di kawasan ASEAN.

Menurut dia, berbagai bentuk kejahatan yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan ini antara lain penanggulangan kejahatan terorisme (Counter Terrorism), perdagangan gelap narkotika dan obat terlarang (Drug Trafficking), perdagangan manusia (Trafficking in person).

"Kemudian, berbagai jenis kejahatan siber (Cyber Crimes), perompakan (Sea Piracy), pencucian uang (money laundering) serta perdagangan satwa langka dan hasil hutan ilegal (illicit trafficking in wildlife and timber)," kata Tito melalui keterangan tertulisnya seperti dikutip Antara, Rabu (31/10).

Advertisement

Selain itu, Tito mengatakan pertemuan tahun ini diharapkan juga dapat menghasilkan berbagai program dan agenda bersama dalam upaya mencegah dan memberantas berbagai bentuk kejahatan transnasional di kawasan ASEAN.

Di sela-sela agenda resmi 12th AMMTC, Tito juga dijadwalkan melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Myanmar Letjen Kyaw Swe dan Penasihat Keamanan Nasional Myanmar U Thaung Tun.

"Polri berkomitmen untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kapasitas personel Kepolisian Myanmar dalam pemeliharaan keamanan dalam negeri," ujarnya.

Menurut dia, Polri telah menyiapkan program pelatihan pengamanan unjuk rasa, penanganan kerusuhan massa, penyidikan kejahatan berbasis penghormatan terhadap nilai-nilai HAM dan berbagai program pelatihan lainnya.

"Peningkatan kapasitas personel Kepolisian Myanmar merupakan wujud nyata upaya Polri mendukung penyelesaian permasalahan keamanan dalam negeri Myanmar secara profesional, humanis dan berbasis penghormatan terhadap nilai-nilai HAM," jelas Tito.

Selanjutnya, Kapolri direncanakan bakal melakukan pembicaraan bilateral dengan Sekretaris Senior Parlemen Singapura Amrin Amin untuk membahas berbagai isu keamanan di antara kedua negara.

Baca juga:
KPK dan Polri akan ungkap surat palsu yang adu domba aparat penegak hukum
Beredar surat panggilan palsu KPK atas Kapolri, polisi selidiki pembuat dan penyebar
Aksi massa GEMA HOAX demo di Mabes Polri
Mengaku Sespri Kapolri, Albert tipu tersangka narkoba Rp 5 juta
Soal pernyataan Amien Rais, GP Ansor minta Kapolri tetap fokus kerja

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.