Pilkada Jakarta, Depok berstatus siaga satu
Pilkada DKI, Depok berstatus siaga satu. Polres Depok menyiagakan 576 personel. Wakapolres meminta anak buahnya tak ragu mengambil keputusan jika ada gangguan keamanan.
Status Depok ditingkatkan menjadi siaga I jelang pencoblosan Pilkada Jakarta putaran kedua, Rabu (19/4). Malam ini seluruh jajaran Polresta Depok dikumpulkan untuk apel bersama kesiapan pilkada. Apel dipimpin oleh Wakapolresta Depok AKBP Faizal Ramadhani.
Dia berpesan kepada para anggotanya untuk menjaga keselamatan diri selama bertugas. Anggota di lapangan harus memahami tugasnya mencegah pergerakan massa ke ibu kota. "Yakni kelompok masyarakat yang berangkat ke Jakarta dalam konteks Pilkada namun tidak memiliki kepentingan," kata Faizal, Selasa (18/4).
Dia mengingatkan anggotanya agar berani mengambil keputusan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan menganggu keamanan. Itu sesuai arahan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. "Harus berani ambil keputusan. Arahan dari Kapolda seperti itu," tukasnya.
Pihaknya menyiagakan 576 personel. Mereka disebar di Polres dan sejumlah polsek. "Sebelumnya kami juga sudah memberangkatkan 700 anggota yang BKO (Bantuan Kendali Operasi) ke Jakarta," ucapnya.
(mdk/noe)