LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pikat anggota baru, pengikut Dimas Kanjeng sering catut nama Jokowi

Pikat anggota baru, pengikut Dimas Kanjeng sering catut nama Jokowi. Ketua Komisi Fatwa MUI Sumsel, Amin Yati pernah diajak seorang ustaz untuk menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Agar korbannya terpikat, ustaz yang telah terlibat itu meyakinkan Amin jika padepokan Dimas Kanjeng itu pernah didatangi Jokowi.

2016-10-06 11:06:19
Dimas Kanjeng
Advertisement

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Amin Yati mengaku pernah diajak seorang ustaz asal Palembang untuk menjadi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Agar korbannya terpikat, ustaz yang telah terlibat itu meyakinkan Amin jika padepokan Dimas Kanjeng itu pernah didatangi Presiden Joko Widodo.

Kehadiran Jokowi itu pada suatu acara yang digelar di padepokan Dimas Kanjeng sebelum kasus pembunuhan dan penipuannya mencuat ke permukaan. Bahkan, mantan Kapolri dan Jaksa Agung turut hadir menemani presiden kala itu.

"Dia (ustaz) itu mau ngajak saya, dia bilang pernah melihat Pak Jokowi, mantan Kapolri dan Kejagung waktu ada acara di padepokan Dimas Kanjeng," ungkap Amin saat dihubungi merdeka.com, Kamis (6/10).

Namun, kata Amin, dia tak langsung percaya dengan pengakuan pengikut Dimas Kanjeng itu. Sebab, pengakuannya tidak meyakinkan karena sering berubah-ubah.

"Dia terlihat takut, berubah-ubah omongannya. Jadi, tidak tidak bisa dipercayai sebelumnya. Mungkin itu biar meyakinkan saja," ujarnya.

Amin menambahkan, para pengikut Dimas Kanjeng asal Palembang belum menyetor uang untuk digandakan. Hanya saja, mereka sudah mendaftar dan telah datang langsung ke padepokan.

"Katanya belum nyetor tapi sudah jadi pengikut, datang ke padepokan Dimas Kanjeng di Jawa itu," pungkasnya.

Baca juga:
Pengusaha dan ustaz asal Sumsel jadi pengikut Dimas Kanjeng
Najmiah tergiur jadi pengikut usai lihat video Dimas Kanjeng
Anak Hj Najemiah kembali diperiksa terkait penipuan Dimas Kanjeng
Mahar Rp 202 miliar Najemiah dibayar air maut oleh Dimas Kanjeng
Pengikut Padepokan Dimas Kanjeng di Samarinda ada anggota Polri

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.