LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pihak UIN akui kebenaran video ISIS diambil di lingkungan kampus

Auditorium UIN dipakai untuk membaiat ratusan warga mendukung ISIS. Pihak UIN merasa dirugikan dengan video tersebut.

2014-08-05 18:31:38
Ekstremis ISIS
Advertisement

Pihak Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, membantah sejumlah pendapat kalangan yang menyebut salah satu mahasiswanya terlibat dalam aksi yang dilakukan oleh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Menurut Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Sudarnoto Abdul Hakim, dalam salah satu video yang beredar tentang pembaiatan masyarakat yang dilakukan ISIS, memang dilakukan di salah satu gedung yang berada di lingkungan kampusnya. Meski begitu, Sudarnoto menepis jika dalam video itu mahasiswanya terlibat dalam aktivitas ISIS.

"Memang benar di UIN. Tetapi nggak betul itu (mahasiswa UIN terlibat). Tidak ada mahasiswa UIN yang berbaiat. Tidak ada satu pun. Itu orang luar dari daerah lain yang menyewa salah satu gedung dan ternyata digunakan untuk mendeklarasikan ISIS, jadi kita juga kaget," kata Sudarnoto kepada merdeka.com, Tangerang Selatan, Selasa (5/8).

Menurut Sudarnoto, dalam video itu hanya klaim sepihak dari simpatisan ISIS. Karena setelah dicek secara langsung, penyewa dalam acara yang berlangsung pada Minggu (6/7) lalu atas nama perorangan. Dan itupun ada datanya langsung.

"Setelah dicek, di daftar penyewa itu atas nama individu atau perorangan. Memang meninggalkan nomer telepon, tapi tidak ada satupun yang nyambung. Namanya saja mereka tulis penegak syariat Islam," katanya.

Sudarnoto mengatakan, memanfaatkan reputasi kampus salah satunya UIN yang seolah mendukung. Padahal, lanjut Sudarnoto, klaim yang dilakukan ISIS sebenarnya tidak sesuai dengan fakta yang ada.

"Memang mereka ini senangnya menggunakan cara-cara klaim, mereka membangun kesan seakan-akan UIN sebagai perguruan tinggi negeri bereputasi baik mendukung mereka padahal tidak," pungkasnya.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.