Pihak Lion Air 'hilang', Angkasa Pura II ambil alih refund penumpang
Penumpang mendapat kompensasi Rp 300.000 ribu sesuai Permen Perhubungan, PM 77 Tahun 2011.
Sejak Rabu kemarin ribuan penumpang Lion Air terlantar di Bandara Soekarno-Hatta karena pesawat yang mereka tumpangi delay. Meski beberapa sudah diterbangkan, sampai pagi ini penumpang masih berjubel di bandara tanpa ada kejelasan.
Terkait masalah ini, Kementerian Perhubungan dan pihak Bandara Soekarno-Hatta bersama Angkasa Pura II melakukan jumpa pers. Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Basuki Mardianto menyatakan, pihaknya dan pihak Angkasa Pura II sudah mengambil langkah menyangkut permasalahan ini dan memutuskan untuk mengembalikan uang penumpang yang merasa dirugikan.
"Pihak Angkasa Pura II sudah putuskan bagi penumpang yang mau refund kita layani sementara bagi yang mau nunggu kita koordinasikan dengan pihak Lion Air," kata Basuki, di Terminal Tiga, Bandara Soekarno - Hatta, Jakarta, Jumat (20/2).
Basuki mengatakan, menyangkut hal itu pemerintah tidak mau masyarakat merasa dirugikan atas tertundanya jadwal penerbangan tersebut.
"Kami dari pemerintah menginginkan tidak ada masyarakat yang dirugikan secara finansial," tambah dia.
Sebagian besar penumpang memilih bermalam untuk menunggu ganti rugi. Mereka kecewa apalagi delay ini membuat sejumlah agenda mereka kacau.
Baca juga:
Lion Air sering delay, Menteri Jonan takkan beri izin rute baru
Ini penjelasan Lion Air soal penerbangan delay
Lion Air delay parah, Menhub Jonan malah urusi Garuda
Delay, ratusan penumpang Lion Air terlantar di depan loket
Penumpang Lion Air mulai ngamuk, Kapolda Metro meluncur ke bandara
Lion Air delay tiga hari, netizen tanyakan ketegasan Jonan
FPI telusuri dugaan biokot pilot bikin Lion Air delay parah