LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Petugas sulit padamkan kebakaran di lereng Lawu, jalur api meluas

Jalur api di lereng Gunung Lawu juga mengarah ke pemukiman warga.

2015-08-25 15:00:51
Ngawi
Advertisement

Pemadaman hutan terbakar di lereng Gunung Lawu dalam wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu dan sekitarnya (KPH Lawu Ds) oleh petugas setempat terkendala medan yang terjal. Alhasil, para pemadam tidak dapat membawa peralatan lengkap buat menyiram titik api.

"Terus terang kami terkendala medan dalam pemadaman kebakaran ini. Lokasi kebakaran yang berada di pegunungan dan terjal membuat petugas tidak bisa membawa alat pemadam kebakaran," kata Asper BKPH Lawu Utara, KPH Lawu Ds, Sumarno, di Ngawi, seperti dilansir dari Antara, Selasa (25/8).

Buat memadamkan kebakaran, petugas hanya memakai cara tradisional. Yakni membuat ilaran dan memukul-mukulkan batang tanaman ke titik api yang terus merambat.

Menurut Sumarno, titik awal kebakaran hutan di lereng Lawu terdapat di petak 39 RPH Mayul, BKPH Lawu Utara, KPH Lawu Ds, yang berada di Kabupaten Ngawi. Kondisi angin yang bertiup kencang membuat api cepat menyebar ke titik lain. Bahkan, diprediksi api sudah menjalar ke lereng Gunung Lawu yang masuk wilayah Kabupaten Magetan dan Karanganyar, Jawa Tengah.

Sejauh ini, lahan terbakar adalah hutan lindung milik KPH Lawu Ds. Diperkirakan luasan lahan yang hangus berkisar antara 50 hingga 75 hektare.

"Yang terbakar adalah kawasan hutan lindung. Jenis tanaman yang terbakar adalah akasia, eukaliptus, cemara, dan pohon lainnya," ujar Sumarno.

Jika tidak dipadamkan, kebakaran bisa merambat hingga ke hutan produksi yang kebanyakan ditumbuhi pohon pinus buat diambil getahnya.

Selain itu, api juga mengancam merambat ke sejumlah rumah warga berjarak sekitar enam kilometer di wilayah Kecamatan Kendal dan Jogorogo, Ngawi.

Hingga kini upaya pemadaman api dilakukan oleh petugas, relawan, dan masyarakat sekitar. Meski terkendala medan curam dan terjal, petugas terus berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mengatasi.

Jalur pendakian Gunung Lawu sementara ditutup untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terhadap para pendaki.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.