Petakan daerah konflik jelang pilpres, TNI AD pakai media sosial
"Adanya media sosial, uneg-uneg masyarakat tersalurkan. Kami lalu segera memetakan dengan baik," kata Jenderal Budiman.
TNI Angkatan Darat mulai mempersiapkan diri untuk menjaga keamanan Pilpres mendatang. Untuk memetakan daerah konflik, TNI AD memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi.
"Adanya media sosial, uneg-uneg masyarakat tersalurkan. Kami lalu segera memetakan dengan baik," ujar Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman di Mabes AD, Jakarta Pusat, Senin (26/5).
Dari media sosial tersebut, lanjut Budiman, pihaknya telah menemukan akun-akun palsu yang menggunakan mesin untuk berceloteh. Oleh karena itu, TNI AD segera membaca kondisi tersebut dan mengambil tindakan.
"Laporan intelijen dan babinsa juga kita masukkan," katanya.
Budiman menilai Pemilu merupakan pesta rakyat yang harus disambut dengan gembira. "Peralihan kepemimpinan jadi harus aman dan damai," tuturnya.(mdk/gib)