LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pesta tuak, Syahkubat tewas ditikam teman

Pesta tuak, Syahkubat tewas ditikam teman. Sekelompok orang ini awalnya minum tuak, berbincang dan bernyanyi bersama. Namun, sedikit kesalahpahaman memicu perkelahian dan berujung penikaman.

2017-03-02 22:03:00
Pembunuhan
Advertisement

Sekelompok orang ini awalnya minum tuak, berbincang dan bernyanyi bersama. Namun, sedikit kesalahpahaman memicu perkelahian dan berujung penikaman.

Akibat penikaman itu, Syahkubat (36) tewas. Warga Jalan Ampera 1 Gang Tempel, Sei Sikambing, Helvetia, tewas usai ditikam teman kumpulnya minum tuak, Susanto Iswandi (46), warga Jalan Binjai Gang Banteng.

"Penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi di Jalan Gatot Subroto, Sei Sikambing C II, Medan Helvetia, Rabu (1/3) sekira pukul 20.00 WIB," kata Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra Eko Triyulianto, Kamis (2/3).

Hendra memaparkan, peristiwa itu berawal saat Syahkubat berkumpul bersama sejumlah rekannya di depan pos ormas pemuda di Jalan Aluminium, Sei Sikambing C II, Medan Helvetia, sekira pukul 19.30 WIB. Mereka minum tuak, berbincang dan bernyanyi di sana.

Susanto kemudian ikut bergabung bersama mereka. Setelah berbincang, diduga terjadi kesalahpahaman antara dia dengan Simson, seorang pria yang ikut berkumpul di sana.

Keributan terjadi. Keduanya kemudian berkelahi. Susanto menyabet Simson dengan pisau. Setelah itu dia kabur.

Melihat itu, Syahkubat tak tinggal diam. Dia mengejar Susanto. "Tak lama kemudian korban ditikam tersangka pada bagian dada kiri dan terkapar di pinggir Jalan Gatot Subroto," jelas Hendra.

Melihat Syahkubat terkapar bersimbah darah, rekannya yang lain mengejar Susanto menggunakan mobil. Mereka menangkap dan menghakiminya hingga babak belur sebelum menyerahkan ke Polsek Helvetia. "Kita juga sudah amankan barang bukti sebilah pisau kecil berwarna hitam dan pakaian korban," jelas Hendra.

Polisi masih mendalami kasus pembunuhan ini. Mereka sudah memeriksa sejumlah saksi dan lokasi kejadian. "Kita juga mendalami motif pelaku. Dugaan sementara, motifnya salah paham," pungkas Hendra.

Baca juga:
Dijaga tiga polisi, pembegal di Banyuasin masih jalani tes kejiwaan
Siti Aisyah murung usai sidang perdana pembunuhan Kim Jong-nam
Orang gila mengamuk tusuk paman hingga tewas, lukai bibi dan kakak
Dalangi perampokan & pembunuhan istri, Yanto takut dihantui arwah
Ayah ajak kedua anaknya bunuh diri jalani sidang perdana
Gara-gara uang Rp 200 ribu, Radin cekik & gantung istri hingga tewas
Cerita sadis suami sewa kerabat bunuh istri karena diselingkuhi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.