LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Peserta UN di SLB Purwakarta mengaku kesulitan hadapi Matematika

Mereka kesulitan saat mengerjakan soal dan waktu diberikan disamakan dengan peserta normal.

2016-05-10 11:46:01
Ujian Nasional
Advertisement

Hari ini adalah hari kedua Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh Sekolah di Purwakarta, Jawa Barat. Pelaksanaan UN juga diikuti kalangan pelajar dari Sekolah Luar Biasa (SLB).

Salah satunya dilakukan di SLB Jalan Beringin, Nagri Kaler, Purwakarta. Bagi para penyandang difabel, terutama tunanetra, UN menjadi masalah tersendiri. Apalagi hari ini, Selasa (10/5), yang diujikan adalah mata pelajaran Matematika. Sehingga setiap peserta harus didampingi pemandu atau penerjemah.

"Yang menjadi kesulitan meski menggunakan penerjemah, tingkat kesulitannya karena mereka tidak bisa mengotret (mencoret-coret) atau menghitung menggunakan kertas, seperti siswa di luar SLB" kata ketua panitia UN SLB, Im Teguh Trismawati.

Kemudian, kesulitan lainnya adalah waktu diberikan kepada Siswa Luar Biasa itu tidak berbeda dengan pelajar pada umumnya buat mengerjakan soal-soal ujian. Yaitu 120 menit buat setiap mata pelajaran.

"Ya mengikuti jadwal yang sudah ada ya. Jadi sekolah pada umumnya kita memberikan waktu 120 menit ya seperti itu. Hanya mungkin ada soalnya pun ada yang di beri braille, ada juga soal awas ya bisa dibacakan. Jadi diharapkan dengan hal seperti itu bisa membantu dalam pekerjaan," tambah Ima.

Di SLB Jalan Beringin, pelaksanaan UN tingkat SMP itu diikuti satu peserta pelajar tuna netra, dan empat orang tuna rungu, serta delapan orang tuna grahita.

Baca juga:
Wagub Djarot minta siswa SMP jujur kerjakan UN
Pelajar SMP di Kudus dapat nilai UN tertinggi dihadiahi umrah gratis
Listrik padam, 120 siswa SMP di Samarinda gagal UN dengan komputer
Siswa SMP di Kota Malang istighosah sebelum ujian nasional
15 Napi anak ikuti UN di LP Sukamiskin
Minim fasilitas komputer, seluruh SMP di Kupang UN secara manual
Tak mau lagi tutup mata, Menteri Anies akan berantas kecurangan UN

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.