Peserta Tes Masuk PTN Pemegang KIP Diminta Lapor Kemendikbud Jika Bayar Pendaftaran
Calon peserta diimbau segera melapor ke pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menginformasikan bahwa jika calon peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah mengalami kendala nomor tidak muncul saat melakukan pendaftaran, dan justru yang muncul slip pembayaran, maka calon peserta diminta tidak melanjutkan pendaftaran ataupun melakukan pembayaran. Calon peserta diimbau segera melapor ke pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
"Segera lapor ke Puslapdik melalui laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id," tulis akun Instagram LTMPT, Kamis (18/3).
Kemudian, di sana calon peserta diminta login untuk mendaftar dan pastikan nomor pendaftaran KIP Kuliah sudah muncul.
"Jika siswa sudah terlanjur membayar biaya pendaftaran, maka biaya pendaftaran tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun, tetapi status sebagai Pemegang Nomor Pendaftaran KIP Kuliah masih tetap berlaku," terang LTMPT.
Untuk informasi lain seputar KIP Kuliah, calon peserta dapat langsung menghubungi Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemdikbud pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui media sosial @puslapdik_dikbud.
Baca juga:
Peserta Tes Masuk PTN Diminta Waspadai Penipuan
Daftar UTBK-SBMPTN, Simak Persyaratannya
UTBK-SBMPTN 2021 Dibuka Hari Ini, Berikut Proses Pendaftarannya
Registrasi Akun LTMPT bagi Calon Peserta UTBK-SBMPTN 2021 Ditutup Hari Ini
Seleksi Masuk PTN, Pendaftaran Akun LTMPT Dimulai Sore Ini
Rektor: Tidak Benar Gagal SBMPTN Bisa Masuk UNS Bayar Rp18 Juta
Pendaftaran Sampai 1 April 2021
LTMPT resmi membuka pendaftaran UTBK-SBMPTN 2021 sejak Senin, 15 Maret 2021. Pendaftaran akan berlangsung selama 17 hari, terhitung sampai 1 April mendatang.
Sementara itu, pelaksanaan UTBK 2021 akan digelar dalam dua gelombang. Gelombang perdana pada 12-18 April, sedangkan gelombang kedua pada 26 April hingga 2 Mei 2021.
UTBK-SBMPTN 2021 merupakan salah satu dari dua seleksi masuk PTN yang dihelat LTMPT. Sebelumnya LTMPT sudah menggelar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 yang ditentukan dari nilai rapor dan prestasi peserta. Berbeda dengan UTBK-SBMPTN yang bisa mengakomodasi peserta dari lulusan SMA tahun 2019 dan 2020, SNMPTN hanya mengizinkan lulusan SMA tahun 2021.
LTMPT menyebut hingga Rabu, 17 Maret 2021 total peserta yang resmi mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 mencapai 36.605 peserta. Jumlah itu terdiri dari peserta reguler sebanyak 24.402 peserta dan peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebanyak 14.203 peserta.
Peserta yang mendaftar di rumpun peminatan Sosial Humaniora (Soshum) masih menempati porsi mayoritas, yakni sekitar 51,33 persen atau setara dengan 19.815 peserta. Sementara untuk persentase pendaftar pada program studi (prodi) Sains dan Teknologi atau Saintek sekitar 35,81 persen atau 13.824 peserta. Sisanya adalah pelamar di prodi Campuran, yakni Soshum dan Saintek sebanyak 12,86 persen atau 4.966 peserta.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com