LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pesawat batal terbang gara-gara warga Arab bercanda bawa bom

Pesawat batal terbang gara-gara warga Arab bercanda bawa bom. Penumpang itu mengeluarkan kalimat 'pesawat ini akan meledak setelah terbang'. Pilot memutuskan membatalkan penerbangan. Penumpang itu dan tiga rekannya menjalani pemeriksaan intensif.

2017-03-08 22:05:07
Isu bom pesawat
Advertisement

Sejak petang hingga pukul 22.20 Wita, Rabu (8/3) Bandara Ngurah Rai Bali dipenuhi anggota polisi antiteror. Informasi diperoleh, kehebohan itu menyusul adanya salah seorang penumpang berkebangsaan Arab Saudi yang bercanda mengaku membawa bom saat berada di dalam pesawat Lion Air JT 105 rute Denpasar-Jakarta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.10 Wita. Pesawat Lion Air dari Bravo 1 menuju landasan untuk persiapan take off. Namun, saat dalam perjalanan di taxi way ada seorang penumpang yang duduk di Seat 21 D berbicara dengan penumpang di sebelahnya. Penumpang itu bernama Aljohani Dakheel Allahawdahm. Dia mengeluarkan kalimat 'pesawat ini akan meledak setelah terbang.'

Penumpang di kursi 21 F yakni Kliengene Bohol, WNA asal Filipina, mendengar itu dan langsung melaporkan kepada kru pesawat bernama James Lasmin. Kru pesawat sempat bertanya kepada penumpang berkebangsaan Arab itu. Dia mengaku bercanda. Kru pesawat langsung melaporkan kepada pilot kemudian diteruskan ke otoritas penerbangan. Pesawat akhirnya batal lepas landas dan kembali ke Bravo 36. Akibat hal tersebut sejumlah penerbangan juga sempat dipending.

Advertisement

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja, enggan untuk memberikan komentar. "Saat ini masih dalam pemeriksaan. Nanti Kapolda yang akan sampaikan sendiri hingga jawaban tuntas, setelah identitas pihak-pihak terkait sudah lengkap," Singkatnya dihubungi via telepon.

Candaan Aljohani Dakheel Allahawdahm membuat ketiga rekannya harus menjalani pemeriksaan secara khusus di Pangkalan Udara (Lanud) Ngurah Rai, Bali. Ketiga rekan dari Aljohani masing-masing Alharazi Abdulmajeed Mohammeds, Alharbi Kamelhashim, Quasem Alisaeeda, seluruhnya warga negara Arab Saudi.

"Tadi Kapolda ada di sini untuk memantau situasi sekaligus meyakinkan soal keempat dari penumpang Lion Air ini," ungkap Petugas di Lanud yang meminta jangan ditulis namanya.

Advertisement
(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.