LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pesan Ma'ruf Amin Bagi Calon Pengantin Agar Rumah Tangga Sejahtera

Ma'ruf meyakini, perkawinan dipersiapkan matang memiliki kemungkinan lebih besar terciptanya keluarga harmonis yang bahagia. Sebaliknya, perkawinan tanpa persiapan dan perencanaan yang matang umumnya membawa dampak tidak baik pada kehidupan keluarga tersebut.

2021-03-18 13:29:23
Wapres Maruf Amin
Advertisement

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menilai, perkawinan merupakan hal penting bagi pria maupun wanita. Menurut dia, perkawinan berpengaruh besar pada perjalanan hidup seseorang di masa selanjutnya.

"Perkawinan menjaga keberlanjutan kehidupan umat manusia dari satu generasi ke generasi berikutnya," kata Ma'ruf saat membuka seminar bertema Pendewasaan Usia Perkawinan Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Kamis (18/3).

Ma'ruf meyakini, perkawinan dipersiapkan matang memiliki kemungkinan lebih besar terciptanya keluarga harmonis yang bahagia. Sebaliknya, perkawinan tanpa persiapan dan perencanaan yang matang umumnya membawa dampak tidak baik pada kehidupan keluarga tersebut.

Advertisement

"Pernikahan harus didasari keikhlasan, tanggung jawab dan ketentuan hukum syariah serta hukum positif, memahami petunjuk agama dan negara serta memiliki bekal pengetahuan agar pernikahan sesuai memiliki kesiapan untuk memiliki keturunan serta rumah tangga yang sejahtera," ujar dia.

Ma'ruf menegaskan, hal paling utama untuk disiapkan sebelum perkawinan ialah kematangan kedua calon mempelai. Khususnya, kematangan mental terkait dengan pengetahuan dan kesadaran terhadap hak dan kewajiban sebagai suami/istri untuk melaksanakan perkawinan dan hidup bersama membina sebuah keluarga.

"Jadi kemampuan dimaksud janganlah dimaknai secara kuantitatif semata, tetapi harus dimaknai secara kualitatif. Artinya, kemampuan di sini harus dimaknai dengan adanya kematangan individu secara fisik dan mental (istitoah)," Ma'ruf menandasi.

Advertisement

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Wapres Ma'ruf Tegaskan Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadan Tak Membatalkan Puasa
Wapres Ma'ruf Amin Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua
Wapres Ma'ruf Ungkap 3 Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah
Wapres Harap UNS Dapat Masuk 500 Perguruan Tinggi Terbaik di Dunia
Ma'ruf Amin Ingin Masjid Tak Cuma Buat Ibadah, Tapi Pendidikan dan Pembinaan
Ulang Tahun ke-78, Wapres Ma'ruf Syukuran dan Potong Tumpeng

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.