Pesan Gubernur NTT buat Joni usai aksi heroiknya viral
Atas aksi heroiknya itu, Joni pun menuai banjir pujian dari berbagai kalangan masyarakat hingga Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi yang kemudian langsung mengundangnya ke Jakarta.
Yohanes Ande Gala alias Joni telah kembali ke kampung halamannya di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai diundang Pemerintah Pusat ke ibu kota. Penjabat Gunernur NTT Robert Simbolon memberikan wejangan kepadanya.
"Tetaplah menjadi Joni (sapaan akrab Yohanes Ande Gala) yang rendah hati, jangan sombong," kata Robert Simbolon dalam acara penyambutan Yohanes Ande Gala di Rumah Jabatan Gubernur NTT di Kupang, Rabu (22/8).
Robert sendiri menyambut langsung kedatangan Joni di tanah perbatasan RI-Timor Leste itu. Joni didampingi kedua orangtuanya dari Jakarta melalui Bandara El Tari Kupang pada Rabu, sekitar Pukul 13.00 Wita, menggunakan pesawat Batik Air.
Yohanes diundang Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi ke Jakarta setelah aksinya memanjat tiang bendera untuk menyelamatkan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Pantai Mota'ain, Kabupaten Belu, yang berbatasan langsung dengan Timor Leste pada 17 Agustus 2018 lalu menjadi viral di berbagai jejaring media sosial dan diperbincangkan berbagai kalangan publik.
Atas aksi heroiknya itu, Joni pun menuai banjir pujian dari berbagai kalangan masyarakat hingga Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi yang kemudian langsung mengundangnya ke Jakarta.
Di Jakarta, Joni diajak untuk menyaksikan acara pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan menerima sejumlah penghargaan dan hadiah dari pemerintah.
Robert Simbolon, pada kesempatan itu mengapresiasi aksi Yohanes tersebut yang telah memberikan kebanggaan dan kekaguman bagi masyarakat di provinsi setempat.
Ia berharap semangat nasionalisme yang ditunjukkan pelajar Kelas VII SMP N Silawan itu terus dipelihara sampai kapan pun.
"Terima kasih Joni, kami bangga karena sikap patriotisme dan heroik seperti itu lahir di tanah kita di Nusa Tenggara Timur," katanya.
"Di Desa Silawan tampil seorang pahlawan cilik yang penuh dengan semangat kepahlawanan dalam dirinya," katanya, seperti diberitakan Antara.
Untuk itu, Robert Simbolon meminta agar Yohanes tetap menunjukkan dirinya sebagai orang yang rendah hati dan peduli dengan sesama, dan masa depannya.
Baca juga:
Joni mengaku tak sempat meminta sekolah gratis ke Jokowi
Hadiah melimpah Joni, dari presiden sampai Hotman Paris
Mendikbud ke Menkominfo: Jangan hanya sekolah Joni dipasangi internet
Jokowi perintahkan Mensesneg ajak Joni Kala jalan-jalan ke Dufan & Taman Mini
Ditanya Jokowi kok tidak takut naik tiang bendera, ini jawaban Joni
Tiga permintaan Joni langsung dikabulkan Jokowi: Sepeda, rumah dan jadi tentara