LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Perusahaan pemenang proyek simulator awalnya garap tutup botol

Lambat laun PT CMMA berkembang. Perusahaan itu akhirnya menjadi pemasok pelat nomor ke Korlantas Polri.

2013-05-21 14:33:47
Kasus Simulator SIM
Advertisement

Perusahaan pemenang proyek pengadaan alat simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korlantas Polri, PT Citra Mandiri Metalindo Abadi, ternyata dulunya berkiprah di bidang pembuatan tutup botol. Hal itu disampaikan oleh saksi Andif Mufthi dalam persidangan hari ini.

"Kantor PT CMMA di Narogong, Bekasi, Jawa Barat. Pertama perusahaan itu membuat tutup botol," kata Andif saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (21/5).

Menurut Andif, lambat laun PT CMMA berkembang. Dia mengatakan perusahaan itu akhirnya menjadi pemasok Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau pelat nomor ke Korlantas Polri.

"Meningkat jadi pemasok pelat nomor. Itu dari 2003. Ada semua data di filenya," ujar Andif.

Andif merupakan Manajer Hubungan Bank BNI sentra kredit menengah Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Dia mengaku mengurus pengajuan kredit Direktur PT CMMA, Budi Susanto, untuk mengerjakan proyek simulator.

Menurut Andif, Budi Susanto merupakan debitur tetap Bank BNI. Dia melanjutkan, Budi mengajukan permohonan kredit sebesar Rp 85 miliar untuk mengerjakan proyek simulator. Bahkan, Budi meminta tambahan kredit Rp 100 miliar.

"Saya tahunya proyek ini mencapai Rp 190-an miliar," lanjut Andif.(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.