Perum Taman Cikande Tangerang Terendam Banjir, 150 Kepala Keluarga Mengungsi
Selain karena curah hujan, laporan masyarakat dan pantauan langsung di area tersebut, banjir juga disebabkan luapan air Kali Cidurian. Ketinggian air mencapai 100 centimeter.
Sebanyak 150 kepala keluarga di kawasan permukiman Taman Cikande, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, terpaksa mengungsi. Hunian mereka terendam air dengan ketinggian mencapai 100 centimeter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin, menerangkan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak Senin malam.
"Sampai saat ini air belum surut, dan warga juga masih mengungsi di posko pengungsian yakni, kantor sekretariat RT," ungkap Kosrudin dikonfirmasi Selasa (8/12).
Laporan masyarakat dan pantauan langsung di area tersebut, banjir juga disebabkan luapan air Kali Cidurian.
"Luapan air sungai juga menyebabkan puluhan rumah terendam banjir. Hingga kini, tim juga masih berjaga dilokasi mengingat air belum surut," ungkapnya.
Saat ini, tim BPBD dan sejumlah sarana prasarana evakuasi warga juga telah disiapkan. Kebutuhan logistik warga di pengungsian juga dinyatakan telah cukup.
"Logistik yang dibutuhkan warga seperti makanan minuman dan selimut sudah kami sediakan," kata dia.
Dia mengimbau warga tetap berada di posko pengungsian dan selalu waspada karena sampai saat ini hujan masih mengguyur wilayah Tangerang.
Baca juga:
60 Rumah Terendam Banjir, Sejumlah Warga Serang Dirikan Tenda di Pinggiran Tol
Sejoli Ini Gelar Pernikahan di Tengah Kepungan Banjir
Rumah Diterjang Banjir, Ratusan Warga Serang Terpaksa Mengungsi
Kemenkes Dirikan Posko Bantu Korban Banjir Medan, Warga Bisa Cek Kesehatan
Menteri PUPR Tinjau Lokasi Banjir di Sumut, Begini Upaya Perbaikan dalam Waktu Dekat