Pertunjukan Wayang Berbahasa Inggris Oleh para Siswa SMA Pikat Pengunjung Mall
Pagelaran wayang berbahasa Inggris tersebut menghadirkan tiga cerita rakyat Indonesia, yakni Malin Kundang, Joko Kendil, dan Timun Mas.
Kerumunan tak biasa terlihat di salah satu sudut Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan, Sabtu (30/5/2026). Di tengah lalu-lalang pengunjung yang menikmati akhir pekan, puluhan siswa SMA Jaya Plus Montessori menampilkan pagelaran wayang berbahasa Inggris yang mengangkat kisah-kisah rakyat Nusantara.
Pagelaran bertajuk The Spirit of Gadjah Mada for Unity tersebut menghadirkan tiga cerita rakyat Indonesia, yakni Malin Kundang, Joko Kendil, dan Timun Mas. Seluruh dialog dan narasi dibawakan dalam bahasa Inggris. Konsep tersebut sukses menarik perhatian publik. Sejumlah pengunjung yang awalnya hanya melintas terlihat berhenti untuk menyaksikan jalannya pertunjukan hingga selesai.
Pagelaran ini juga menjadi cerminan semangat inklusi yang diterapkan sekolah. Siswa inklusi turut tampil dan berkolaborasi bersama siswa reguler dalam satu panggung, menunjukkan bahwa setiap peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya.
Kepala SMA Jaya Plus Montessori, Anastasia Maria, mengatakan keberhasilan pertunjukan tersebut merupakan hasil dari kerja keras para siswa selama masa persiapan.
"Saya sangat bangga melihat perjuangan anak-anak selama proses persiapan hingga pementasan. Mereka berlatih dengan disiplin, bekerja sama, dan menunjukkan semangat yang luar biasa. Yang membahagiakan, seluruh siswa dapat terlibat sesuai potensinya, termasuk siswa inklusi yang tampil bersama teman-temannya di atas panggung," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan SMA Jaya Plus Montessori, Charles Samuel Albert, mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam membangun pendidikan yang inklusif sekaligus membentuk karakter dan kepemimpinan peserta didik.
"Di SMA Jaya Plus Montessori, siswa reguler dan inklusi belajar dan bertumbuh bersama. Kami tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan agar kelak mereka mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan," katanya.
Dukungan juga datang dari para orang tua yang hadir menyaksikan langsung penampilan putra-putri mereka. Kehadiran keluarga, kerabat, hingga pengunjung umum yang tertarik menyaksikan pertunjukan memberikan semangat tambahan bagi para siswa.
Ruang untuk mengembangkan kepercayaan diri
Perwakilan orang tua siswa mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Sementara itu, perwakilan siswa, Alle, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari pagelaran tersebut. "Awalnya kami cukup tegang karena banyak orang yang tidak kami kenal ikut menonton. Tetapi setelah pertunjukan berjalan, kami semakin percaya diri. Pengalaman ini mengajarkan kami tentang disiplin, kerja sama, dan keberanian untuk tampil di depan publik," ujarnya.
Perkenalkan kembali cerita rakyat
Melalui pagelaran The Spirit of Gadjah Mada for Unity, para siswa tidak hanya menampilkan kemampuan berbahasa Inggris dan seni pertunjukan, tetapi juga memperkenalkan kembali cerita-cerita rakyat Indonesia kepada masyarakat luas.
SMA Jaya Plus Montessori merupakan sekolah swasta berakreditasi A di Serpong Utara, Tangerang Selatan. Sekolah ini menerapkan pendidikan inklusif dan menjadi mitra Pemerintah Provinsi Banten dalam pelaksanaan program sekolah gratis.