LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pertunjukan Lampion di Solo, Satpol PP Siapkan Skenario Tes Swab

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyiagakan satu tim mobil Praja PP guna memantau penonton pertunjukan lampu lampion, yang akan dinyalakan mulai 30 Januari mendatang. Selain itu juga menyiapkan skenario tes swab kepada penonton.

2022-01-26 13:05:12
Imlek
Advertisement

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyiagakan satu tim mobil Praja PP guna memantau penonton pertunjukan lampu lampion, yang akan dinyalakan mulai 30 Januari mendatang. Selain itu juga menyiapkan skenario tes swab kepada penonton.

Acara ini merupakan rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2573/2022 di Kota Solo. Lampion dipasang di sekitar Balai Kota dan Pasar Gede Solo.

"Kita nanti akan terjunkan tim ke sana, artinya masih dalam batas toleran. Kalau memang kerumunan sudah membeludak kayak yang dulu itu, ya kita urai. Mulai besok kita sudah ada operasi gabungan," kata Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan, Rabu (26/1).

Advertisement

Sebelum pandemi, masyarakat selalu memenuhi kawasan tersebut untuk menyaksikan keindahan lampion dan pernak-pernik Imlek lainnya. Di masa awal pandemi, tidak dilakukan pemasangan pernak-pernik Imlek. Saat pandemi mereda tahun ini, panitia kembali memasang lampion dan pernak-pernik Imlek lainnya meski hanya terbatas.

Untuk mengantisipasi terjadinya penularan virus Corona, masyarakat diwajibkan untuk mengenakan masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Namun jika kerumunan tak bisa dihindarkan, maka akan dilakukan tes swab.

"Kalau kerumunan semakin besar dan tidak bisa kita urai, kita akan langsung sampling swab on the spot. Kita punya tim gabungan termasuk dari tim Dinkes, Polri dan Dokes Polri. Mereka bisa membantu," tuturnya.

Advertisement

Arif mengatakan, personelnya akan bersiaga di lapangan. Jika terpantau ada titik keramaian, akan diurai. Jika diperlukan tambahan personel, baik dari TNI maupun Polri akan dikoordinasikan. Saat ini, lanjut dia, satu tim mobil praja dengan tujuh orang anggota Satpol PP dikerahkan.

"Kita mengimbau warga agar jaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Lebih lanjut Arif menyampaikan, masyarakat hanya diberi batasan waktu untuk melakukan aktivitas di tempat tempat publik sampai pukul 22.00 WIB. Pemantauan akan dilakukan selepas Magrib hingga maksimal pukul 22.00 WIB.

"Jam 22.00 WIB penonton harus sudah meninggalkan tempat. Ini kan masih dalam situasi darurat, kan status darurat kita belum dicabut presiden. Itu masih kita gunakan, jadi jam 22.00 WIB kalau tidak ada kepentingan yang mendesak, ya harus pulang ke rumah," imbuh dia.

Panitia Imlek Bersama 2573/2022, Sumartono Hadinoto mengimbau masyarakat yang ingin berswafoto agar menghindari kerumunan. Masyarakat diharapkan mau antre agar tak berisiko, mengingat masih dalam masa pandemi. Pihaknya juga telah membagi titik-titik spot foto di beberapa tempat.

"Di depan balai kota ada lampion Shio Harimau yang lima meter. Di depannya berlatar belakang jembatan ada Dewa Uang, kemudian di Pucangsawit dan di TSTJ. Di TSTJ backgroundnya harimau beneran, di dalam kerangkeng," pungkas dia.

Baca juga:
Melihat Pencucian Patung Dewa di Wihara Kwan In Thang
Berburu Pohon Jeruk 'Keberuntungan' Jelang Imlek
Rayakan Tahun Baru Imlek di Chinese Market dengan Ribuan Lampion di Mal Taman Anggrek
Jelang Imlek, Warga Tionghoa di Solo Pasang 1.000 Lampion
Resep Makanan Khas Imlek yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah Bersama Keluarga
Aksi Bersih-Bersih Wihara Amurva Bhumi Jelang Imlek
Atraksi Barongsai di Aquarium Raksasa Ancol

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.