Perjalanan Bisnis Tekstil Ujang Nuryanto Sebelum Ditemukan Dimutilasi di Malaysia
Ujang menjalin bisnis dengan dua warga negara Pakistan, Iqbal (Jimmy), M. Abbas dan Mahattir, yang berlokasi di Malaysia. Kepada keduanya, Ujang menitipkan barang jualan berupa kain dengan perkiraan nilai keuntungan (omzet) Rp 7 miliar. Bisnis ini sudah mereka jalani delapan bulan terakhir.
Ujang Nuryanto (37), pengusaha tekstil asal Bandung ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Dia menjadi korban mutilasi, dengan salah satu bagian tubuhnya diletakkan di tepi sungai di Malaysia.
Keluarga menceritakan kepergian Ujang ke Malaysia untuk urusan bisnis. Ujang menjalin bisnis dengan dua warga negara Pakistan, Iqbal (Jimmy), M. Abbas dan Mahattir, yang berlokasi di Malaysia.
Kepada keduanya, Ujang menitipkan barang jualan berupa kain dengan perkiraan nilai keuntungan (omzet) Rp 7 miliar. Bisnis ini sudah mereka jalani delapan bulan terakhir.
Hermawan, pengacara Ujang menambahkan, kliennya sudah empat kali pulang pergi Malaysia terkait bisnis. Kepergiannya kali ini untuk mengambil uang hasil penjualan jumlahnya Rp 800 juta.
"Saya sempat konfirmasi juga ke Jimmy, bahwa klien saya ngambil uangnya bukan Rp 2 miliar, karena ada barang yang belum terjual. Jadi yang diambilnya sekitar Rp 800 juta," kata Hermawan, kepada wartawan, Kamis (14/2).
Usai transaksi dilakukan, beberapa hari kemudian Ujang dikabarkan hilang kontak. Jimmy adalah orang yang pertama kali melaporkan hilangnya Ujang pada kepolisian Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.
Namun akhirnya, keberadaan Ujang Nuryanto dikonfirmasi oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia. Dia ditemukan meninggal dunia dengan kondisi dimutilasi.
"Saya dikabari KBRI hari ini. Mereka mengonfirmasi bahwa jasad yang dimutilasi itu klien kami. Sidik jarinya sesuai dengan data di e-KTP" ucap Hermawan.
Saat ini, pihak keluarga menyerahkan masalah hukum dan pencarian pelaku kepada pihak kepolisian Malaysia bersama KBRI. "Pelakunya belum terungkap. Sekarang kami fokus bagaimana mengembalikan jasad ke Indonesia untuk dikebumikan," kata Hermawan.
Baca juga:
Pengacara Sebut Pengusaha Tekstil Bandung Sempat dapat Ancaman Sebelum Dimutilasi
Polri Telusuri Aliran Dana Bos Tekstil Bandung dan Percakapan Terakhir
Hasil Tes DNA Korban Mutilasi di Malaysia Dipastikan Bos Tekstil Asal Bandung
Dua Tersangka Pelaku Mutilasi WNI di Malaysia Ditangkap
Keluarga Tunggu Proses Identifikasi Jasad Diduga Bos Tekstil Dimutilasi di Malaysia
Dugaan WNI Dimutilasi, KBRI Malaysia Beri Klarifikasi