LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Peringati Maulud Nabi, Kraton Yogya gelar Grebeg Sekaten

Puncak dari upacara ini adalah iringan gunungan yang dibawa ke Masjid Gede Kauman Kompleks Alun-alun Utara Kota Yogya.

2013-01-24 09:28:58
yogyakarta
Advertisement

Tujuh gunungan telah disiapkan untuk diarak dan diperebutkan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dari tujuh gunungan itu, lima gunungan akan ditempatkan di Masjid Gede Kauman, satu gunungan di Puro Pakualaman dan satu gunungan di komplek Kepatihan, Kota Yogyakarta.

Perebutan tujuh gunungan itu merupakan acara puncak peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau maulud nabi yang oleh masyarakat Yogya dikenal sebagai 'grebeg gunungan' ditandai dengan penyelenggaraan Grebeg Sekaten, Kamis (24/1) hari ini.

"Gunungan akan dibawa dari Keraton menuju tempat yang dituju tersebut mulai pukul 10.00. Khusus untuk gunungan yang akan dibawa ke Kepatihan, Pemda DIY telah meminta Polresta Yogyakarta menutup Jalan Malioboro mulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB,"ungkap Kepala Bagian Umum Humas dan Protokol Pemda DIY, Iswanto Kamis (24/1).

Advertisement

Satu Gunungan Kakung, ujar Iswanto yang dibawa ke Kepatihan dikawal oleh prajurit Bugis dan seekor gajah. Akan menyusuri Jalan Trikora dan melawan arus ke utara melewati Jalan Ahmad Yani dan Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta.

"Enam gunungan lain yang sudah disiapkan untuk Grebeg Sekaten antara lain dua gunungan kakung, gunungan putri, gepak, pawuhan dan gunungan darat masing-masing satu buah. Berisi hasil bumi sebagai simbol kesejahteraan dan sedekah raja kepada rakyat," jelasnya.

Upacara Grebeg Sekaten dimulai dengan parade kesatuan prajurit Keraton yang mengenakan pakaian kebesaran di Alun Alun Lor.

Advertisement

Puncak dari upacara ini adalah iringan gunungan yang dibawa ke Masjid Gede Kauman Kompleks Alun-alun Utara Kota Yogyakarta.

Usai didoakan, sebagian gunungan dibagikan pada masyarakat dengan cara diperebutkan secara bersama-sama.

Diyakini, gunungan yang terdiri dari sayur-mayur dan hasil bumi lainya oleh masyarakat Yogya dan sekitarnya jika berhasil memperebut akan membawa berkah dan manfaat.

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.